Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Lewatkan! Empat Festival Budaya Ramaikan Kepri pada September

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 21:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Lewatkan! Empat Festival Budaya Ramaikan Kepri pada September Doc: ANTARA/Ogen
Ket. Warga dan wisatawan dari berbagai latar suku antusias menyaksikan perayaan Cap Go Meh di kawasan Senggarang, Kota Tanjungpinang, pada awal Maret 2026.

TANJUNGPINANG – Wisata budaya semakin menjadi daya tarik penting dalam pengembangan pariwisata karena menawarkan pengalaman yang tidak sekadar mengandalkan keindahan alam.

Tradisi, kesenian, kuliner, hingga kearifan lokal menjadi kekuatan yang mampu memperkaya pengalaman wisatawan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Karena itu, pengembangan wisata budaya perlu dilakukan dengan menjaga keaslian warisan budaya agar nilai ekonomi yang tercipta tetap berjalan seiring dengan pelestarian tradisi.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menghadirkan empat agenda wisata budaya di sepanjang September 2026 sebagai upaya menjaga momentum pertumbuhan pariwisata di daerah tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri Hasan mengatakan keberadaan event-event itu tidak hanya ditujukan untuk menghadirkan atraksi bagi wisatawan, tetapi juga harus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan pelaku ekonomi lokal.

"Dengan rangkaian kalendar pariwisata ini, kami optimistis pariwisata Kepri akan terus tumbuh dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat," kata Hasan di Tanjungpinang, Selasa (1/9).

Ia menyampaikan agenda wisata periode September tersebar di sejumlah destinasi, mulai dari Bintan, Batam, hingga Tanjungpinang. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi ruang perjumpaan antara wisatawan dengan kekayaan budaya dan kehidupan masyarakat Kepri yang autentik.

Ia memerinci kegiatan wisata bulan ini akan diawali dengan Kenduri Budaya Bintan yang berlangsung pada 2-5 September 2026 di Akau Taman Kota Kijang, Kabupaten Bintan. Ajang ini jadi momentum untuk menikmati suasana budaya sekaligus merasakan keramahan masyarakat dalam balutan aktivitas wisata yang dekat dengan kehidupan lokal.

Setelah itu, dilanjutkan dengan Festival Moon Cake yang dijadwalkan pada 11-24 September 2026 di K-Square Mall, Kota Batam. Festival ini memperlihatkan keberagaman budaya yang tumbuh dan hidup berdampingan di tengah masyarakat.

Berikutnya, Gebyar Masyarakat Pesisir pada 14-20 September 2026 di Kota Tanjungpinang, yang menghadirkan semangat masyarakat pesisir sebagai bagian penting dari identitas pariwisata Kepri.

Terakhir, Pawai Lampion dalam rangkaian Festival Moon Cake tanggal 24 September 2026 di Tanjungpinang. Cahaya lampion yang menghiasi suasana Kota Gurindam itu diproyeksikan menjadi salah satu momen atraktif yang memperkaya pengalaman wisata sekaligus menghadirkan daya tarik visual bagi wisatawan dan masyarakat.

Lanjut Hasan menegaskan ajang wisata tersebut bukan sekadar hiburan, namun memperlihatkan bagaimana pariwisata Kepri terus dikembangkan melalui kekuatan budaya, kreativitas masyarakat, dan aktivitas yang mampu menciptakan pengalaman wisata yang berkesan.

"Kepri tidak hanya menawarkan keindahan alam dan pesona bahari, tapi mengajak wisatawan untuk merasakan langsung denyut budaya, tradisi, kreativitas masyarakat," ujar Hasan.

Hasan optimistis dengan semakin beragamnya agenda wisata di Kepri akan mendorong wisatawan datang dan tinggal lebih lama untuk menikmati berbagai destinasi sekaligus ikut menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Perang Perbesar Tekanan Har...
Luar Negeri
Sedikitnya 19 Orang Tewas p...
Luar Negeri
Jepang akan Luncurkan Misi ...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.