Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jazzscape Kembali Hadir, Bawa Jazz Lebih Dekat dan Personal di Jakarta

📅 Minggu, 30 Agu 2026, 20:15 WIB | Oleh:
Jazzscape Kembali Hadir, Bawa Jazz Lebih Dekat dan Personal di Jakarta Doc: Istimewa
Ket. Jazzscape Jakarta kembali hadir untuk kedua kalinya dengan membawa pengalaman menikmati musik jazz dalam suasana yang lebih intim dan personal. Gelaran yang berlangsung pada 5 September 2026 di Park Hyatt Jakarta ini mengajak penonton menikmati musik sekaligus menjadikan jazz sebagai ruang untuk bertemu dan berinteraksi.

JAKARTA - Jazzscape Jakarta kembali hadir untuk kedua kalinya dengan membawa pengalaman menikmati musik jazz dalam suasana yang lebih intim dan personal. Gelaran yang berlangsung pada 5 September 2026 di Park Hyatt Jakarta ini mengajak penonton menikmati musik sekaligus menjadikan jazz sebagai ruang untuk bertemu dan berinteraksi.

Setelah sukses menggelar penyelenggaraan perdana, Jazzscape kembali dengan format intimate concert yang mempertemukan musisi dan penonton dalam jarak yang lebih dekat. Mengusung semangat "Live Jazz. Good People. Great Vibes," acara ini ingin menghadirkan pengalaman musik yang hangat di tengah kehidupan Jakarta yang serba cepat.

Founder Jazzscape, Sari Pramono, mengatakan Jazzscape dibangun sebagai ruang perjumpaan bagi musisi dan penikmat musik. Menurutnya, jazz bukan hanya tentang rangkaian nada, tetapi juga mengenai interaksi dan energi yang tercipta selama pertunjukan.

"Jazzscape kami bangun sebagai sebuah ruang perjumpaan. Bukan hanya antara musisi dan penonton, tetapi juga antarsesama penikmat musik," ujar Sari.

Ia menjelaskan, konsep intimate concert dipilih untuk memberikan pengalaman berbeda bagi penonton. Dengan suasana yang lebih dekat, penonton dapat menikmati pertunjukan sekaligus merasakan atmosfer dan komunikasi yang terjadi di antara para musisi.

Gelaran kedua Jazzscape menghadirkan sejumlah musisi dengan karakter musikal yang beragam. Mereka antara lain Barry Likumahuwa, Indra Aziz, Nikita Dompas DJ, Gracy Tamangendar, Dimas Pradipta, David Manuhuttu, Tommy Pratomo, Kevin Yosua Trio, serta Tomorrow People Ensemble.

Sebagai Music Director Jazzscape, Barry Likumahuwa bertugas menyusun komposisi musisi dan alur pertunjukan agar setiap penampilan memiliki karakter masing-masing. Meski membawa warna musikal yang berbeda, seluruh penampilan dirancang untuk tetap terhubung dalam satu perjalanan musik.

"Dalam jazz, yang penting bukan hanya siapa yang bermain, tetapi bagaimana satu energi menjawab energi yang lain," kata Barry.

Ia menyebut keberagaman karakter musisi menjadi bagian penting untuk menciptakan pertunjukan yang dinamis dan memiliki warna tersendiri.

Menurut Barry, format pertunjukan yang intim juga memberikan ruang lebih besar bagi spontanitas dan komunikasi antarmusisi. Kedekatan antara panggung dan penonton membuat berbagai detail permainan dapat dirasakan secara lebih langsung.

"Ketika jarak antara panggung dan penonton menjadi lebih dekat, musik tidak lagi sekadar dipertontonkan. Ia menjadi percakapan," ujarnya.

Melalui jumlah penonton yang terbatas, Jazzscape ingin menghidupkan kembali karakter jazz sebagai musik yang dekat dengan kebebasan berekspresi dan keberanian untuk berimprovisasi. Penonton diharapkan tidak hanya datang untuk menyaksikan pertunjukan, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman musik yang berlangsung secara langsung.

Sari mengatakan penyelenggaraan kedua ini menjadi bagian dari perjalanan awal Jazzscape untuk membangun identitas sebagai platform musik yang berkelanjutan. Karena itu, pihaknya memilih untuk bertumbuh secara bertahap dengan mempertahankan kualitas kurasi dan karakter pertunjukan.

"Ini adalah penyelenggaraan kedua kami, sekaligus bagian dari first chapter perjalanan Jazzscape. Kami ingin bertumbuh dengan langkah yang terjaga, kurasi yang kuat, dan identitas yang jujur," tutur Sari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.