Resmi Dibuka di Lapangan Banteng! FLONA 2026 Hadirkan 6 Zona Ekoregion Nusantara
📅 Sabtu, 29 Agu 2026, 10:40 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan Pameran Pertamanan, Flora dan Fauna (FLONA) 2026 sebagai ruang edukasi lingkungan sekaligus sarana rekreasi masyarakat. Berlangsung di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada 28 Agustus hingga 28 September 2026, kegiatan ini mengajak warga mengenal kekayaan biodiversitas Nusantara dan meningkatkan kepedulian terhadap ruang terbuka hijau.
Mengangkat tema "Akar Nusantara Bertumbuh di Jakarta", FLONA 2026 memadukan kekayaan flora, fauna, budaya lokal, komunitas, serta sektor usaha dalam satu kawasan ruang terbuka hijau. Pameran dapat dikunjungi masyarakat setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB dengan kehadiran 10 stan instansi dan sekitar 280 tenant.
"FLONA kami hadirkan bukan hanya sebagai pameran, tetapi sebagai ruang edukasi agar masyarakat semakin mengenal kekayaan flora dan fauna Nusantara serta memahami pentingnya menjaga ruang hijau dan keanekaragaman hayati di Jakarta," ujar Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Afan Adriansyah Idris, saat membuka FLONA 2026, Jumat (28/8).
Salah satu konsep unggulan dalam FLONA tahun ini adalah Ekoregion Nusantara yang membagi area pameran ke dalam enam zona. Keenam zona tersebut meliputi Sumatra, Jawa dan Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan Maluku, serta Papua dengan masing-masing menghadirkan karakter flora, fauna, sejarah, biodiversitas, dan kearifan lokal.
"Kami ingin masyarakat tidak hanya datang untuk menikmati pameran, tetapi juga membawa pulang kesadaran bahwa menjaga lingkungan, ruang hijau, dan keanekaragaman hayati adalah bagian dari tanggung jawab bersama untuk masa depan Jakarta," tambah Afan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tak hanya menyajikan pameran dan bazar, FLONA 2026 juga menawarkan berbagai aktivitas yang dapat diikuti masyarakat dari berbagai kelompok usia. Sejumlah kegiatan yang tersedia antara lain aktivitas komunitas, lokakarya, kunjungan sekolah atau school visit, Edu Eco Tour, lomba kicau burung, hingga olahraga bersama.
Beragam agenda tersebut dirancang untuk memperluas fungsi FLONA sebagai ruang publik yang tidak sekadar menawarkan hiburan. Kehadiran kegiatan edukatif diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar mengenai lingkungan kepada keluarga, anak-anak, pelajar, dan generasi muda secara lebih menarik.
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, M. Fajar Sauri, mengajak warga memanfaatkan FLONA sebagai tempat berkumpul sekaligus memperluas pengetahuan mengenai lingkungan. Ia berharap masyarakat Jakarta dan sekitarnya dapat menjadikan kegiatan tersebut sebagai pilihan rekreasi bersama keluarga maupun komunitas.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami mengundang seluruh masyarakat Jakarta dan sekitarnya untuk datang ke FLONA 2026. Ajak keluarga, anak-anak, komunitas, dan sahabat untuk menikmati ruang hijau, mengenal flora dan fauna Nusantara, serta mendapatkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus edukatif," ujar Fajar.
Pembukaan FLONA 2026 turut mengusung konsep “Blooming Jakarta” yang menggambarkan perkembangan ibu kota sebagai kota global tanpa kehilangan identitas budaya dan kekayaan Nusantara. Konsep tersebut diwujudkan melalui berbagai pertunjukan, mulai dari angklung Harmoni Sekar Setaman, tari kolosal yang melibatkan 90 penari, hingga penampilan grup musik SLANK.
Melalui penyelenggaraan FLONA 2026, Pemprov DKI Jakarta ingin memperkuat keterlibatan masyarakat dalam merawat lingkungan perkotaan. Kesadaran terhadap biodiversitas dan ruang terbuka hijau dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota yang sehat, nyaman, sekaligus berkelanjutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!