Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pameran Antropologi dan Fotografi Malangan Hadir di Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta, Catat Tanggalnya!

📅 Sabtu, 29 Agu 2026, 08:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pameran Antropologi dan Fotografi Malangan Hadir di Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta, Catat Tanggalnya! Doc: Instagram/@museum_keramikjkt

JAKARTA - Pameran antropologi dan fotografi bertajuk 'Malangan: A Legacy That Refuses to Vanish' digelar di Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta mulai 3 September 2026.

Pameran ini merupakan riset visual yang mendokumentasikan 12 komunitas aktif penjaga tradisi leluhur Wayang Topeng Malangan di wilayah Malang, Jawa Timur.

Pameran di Jakarta digelar setelah acara penyerahan kembali karya kepada komunitas yang berlangsung di Sanggar Asmorobangun, Pakisaji, Malang, pada 23 Agustus 2026. Dalam acara tersebut, masyarakat setempat secara mandiri mengorganisasi dan mengoordinasikan pameran 'Malangan: Un legado que se niega al desaparecer' di desa mereka sendiri.

Pada kesempatan itu, sang fotografer menyerahkan secara langsung buku buatan tangan kepada para maestro dan pemimpin dari 12 komunitas. Buku tersebut merekam sejarah, ritual, dan kesaksian masyarakat setempat. Proses ini berangkat dari gagasan utama proyek bahwa “ingatan dan memori tidak pernah menjadi milik kita: ia harus selalu kembali ke asalnya.”

Wayang Topeng Malangan memiliki keterkaitan erat dengan kisah epik siklus Panji yang telah ditetapkan UNESCO sebagai Memory of the World. Tradisi ini menjadi salah satu bentuk ekspresi ritual dan teater yang khas di Indonesia. Di tengah ancaman kepunahan tradisi leluhur tersebut, pameran ini hadir untuk menyuarakan ketangguhan para penjaga budaya sekaligus menghormati para maestro yang mempertahankannya.

"Melalui pameran ini, Museum Seni Rupa dan Keramik menjadi ruang perjumpaan antara seni, sejarah, dan ingatan kolektif masyarakat. Kami berharap kisah para maestro dan komunitas Wayang Topeng Malangan dapat dikenal lebih luas sekaligus memperkuat kepedulian terhadap pelestarian warisan budaya Indonesia," ujar Kepala Unit Pengelola Museum Seni, Sri Kusumawati, Jumat (28/8).

Fotografi yang ditampilkan dalam proyek ini merupakan upaya untuk merekam kehidupan sekaligus menghadirkan kembali kisah-kisah yang berpotensi hilang jika tidak didokumentasikan. Pameran ini menampilkan rangkaian potret mendalam, fotografi dokumenter lapangan, serta berbagai materi etnografis yang dihimpun selama berbulan-bulan melalui kerja lapangan bersama komunitas dan sanggar Wayang Topeng Malangan.

Proyek tersebut terwujud melalui dukungan dan kerja sama Kedutaan Besar Spanyol di Indonesia, AECID, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Unit Pengelola Museum Seni, dan Museum Seni Rupa dan Keramik.

Kolaborasi juga melibatkan proyek riset Unveiling the Masks, Cátedra de Estudios sobre la Tradición Universidad de Valladolid, GIR IDINTAR, serta Cofradía del Santísimo Sacramento (Archicofradía de Minerva).

Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komitmen internasional, akademis, dan kelembagaan dalam melindungi warisan budaya takbenda sekaligus menjaga keberagaman budaya Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Nasional
Seniman Prancis Gelar Pelat...
Luar Negeri
Ribuan Orang Berunjuk Rasa ...
Luar Negeri
Korut Luncurkan Sejumlah Mi...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.