Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lima Kunci Kepemimpinan HR untuk Membangun SDM Masa Depan

📅 Jumat, 28 Agu 2026, 13:25 WIB | Oleh:

Dalam pengambilan keputusan terkait SDM, data dan fakta menjadi salah satu fondasi penting. Namun, Dina menilai angka tidak selalu memberikan gambaran lengkap mengenai persoalan manusia di dalam organisasi.

Karena itu, HR juga perlu melakukan pendengaran aktif terhadap berbagai pemangku kepentingan, memahami kekhawatiran dan harapan mereka, serta memastikan adanya keselarasan sebelum mengambil keputusan.

Pendekatan tersebut membuat keputusan HR tidak hanya berorientasi pada hasil yang terlihat dalam angka, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya terhadap karyawan dan organisasi.

Menurut Dina, perpaduan antara pola pikir analitis dan sisi humanis dapat membantu HR mengelola risiko sekaligus menjaga kualitas keputusan.

4. Membangun Psychological Safety

Lingkungan kerja yang mendukung pertumbuhan juga menjadi perhatian. Dina menilai perusahaan perlu menciptakan psychological safety, yakni kondisi yang memungkinkan karyawan menyampaikan kekhawatiran, pendapat, maupun gagasan tanpa merasa takut.

Kondisi tersebut dapat dibangun melalui hubungan yang dekat namun tetap profesional. Pemimpin perlu bersikap approachable atau mudah ditemui, tetapi tetap mampu memberikan umpan balik, menjaga standar, dan mengambil keputusan secara konsisten.

Kedekatan antara pemimpin dan karyawan, menurut Dina, tidak seharusnya menghasilkan perlakuan khusus. Sebaliknya, profesionalisme juga tidak semestinya membuat pemimpin menjadi terlalu jauh dari anggota tim.

5. Pemimpin HR Harus Berani dan Tepercaya

Prinsip terakhir berkaitan dengan kualitas kepemimpinan. Dina menilai pemimpin yang baik bukan sekadar sosok yang ingin disukai ataupun ditakuti oleh anggota tim.

Pemimpin perlu membangun kepercayaan dan kredibilitas melalui konsistensi, kemampuan menepati janji, serta penerapan standar yang adil kepada seluruh anggota tim.

Keberanian juga dibutuhkan untuk menghadapi tantangan, mengubah perspektif, dan menemukan peluang di tengah keterbatasan. Bagi profesional yang tengah membangun karier, keberanian tersebut perlu dibarengi kemampuan menentukan prioritas, membangun support system, serta memiliki ukuran kesuksesan yang berorientasi pada pertumbuhan diri.

“Pemimpin HR yang hebat selalu memimpin dengan keberanian, membantu orang menjadi versi terbaik dari dirinya, dan membentuk bisnis dengan memastikan kemanusiaan serta kinerja dapat tumbuh bersama,” ujar Dina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Setop Impor Agar Petani Tebu Termotivasi Meningkatkan Produktivitas
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi di industri pengolahan pangan, saya sangat ...
  • Tak Bisa Jalan Sendiri, Industri Besar Diminta Angkat IKM dan UMKM
    Preview komentar:
    Transformasi pendekatan CSR dari yang sekadar bantuan konsumtif ...
  • Kebergantungan Impor Naptha Bikin Industri RI Rawan Kena Guncangan Harga Global
    Preview komentar:
    Kenaikan harga bahan baku di sektor hulu akibat ...
Daerah
Tak Mau Warga Kelaparan Pem...
Daerah
Sekda Diperiksa KPK, Bupati...
Megapolitan
Bogor Diobrak-abrik KPK, Kl...
Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar

Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.