Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lima Bulan Pascabencana Galodo, Dompet Dhuafa Reaktivasi 7 Posyandu di Agam

📅 Jumat, 28 Agu 2026, 13:05 WIB | Oleh:

Camat Palembayan Endrisasman mengatakan proses pemulihan pascabencana perlu dilanjutkan melalui penguatan sistem kesehatan masyarakat yang lebih tangguh. Menurutnya, pendampingan Posyandu dan pos gizi dapat menjadi fondasi untuk memastikan layanan kesehatan tetap dekat dan mudah diakses masyarakat.

"Pemulihan pascabencana ini tidak boleh berhenti pada bantuan darurat semata, melainkan harus menjadi momentum untuk membangun kembali sistem kesehatan masyarakat yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Kehadiran program seperti pos gizi dan pendampingan posyandu dari LKC Dompet Dhuafa telah meletakkan fondasi penting," tutur Endrisasman.

Dukungan selama masa pemulihan juga dirasakan langsung oleh para kader Posyandu yang kembali menjalankan pelayanan kesehatan masyarakat. Salah seorang kader, Efria Ernanda, mengatakan pendampingan tersebut membantu meningkatkan kemampuan kader sekaligus membuat masyarakat merasa mendapat dukungan setelah menghadapi bencana.

"Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih kepada LKC Dompet Dhuafa karena kami bisa diberi penguatan kapasitas kader. Kami merasa tidak sendirian apalagi setelah bencana kami berusaha untuk pulih, alhamdulillah kami didukung oleh LKC Dompet Dhuafa dan pemerintah, sehingga sekarang semua perlahan kembali membaik," ujar Efria.

Bagi penerima manfaat, keberadaan Posyandu kembali menjadi salah satu akses penting untuk memantau kesehatan keluarga, terutama tumbuh kembang anak. Ibu Etramaiyeti, penerima manfaat sekaligus ibu asuh balita pos gizi, mengatakan pendampingan kader membantu keluarga memperoleh informasi dan pemeriksaan kesehatan secara lebih mudah.

"Saya sangat berterima kasih kepada LKC Dompet Dhuafa. Kegiatan pos gizi membantu dalam memperbaiki kondisi anak saya," ungkap Etramaiyeti.

Ia berharap layanan kesehatan berbasis masyarakat tersebut dapat terus berjalan karena warga membutuhkan akses pemeriksaan yang dekat dan mudah dijangkau. Keberlanjutan Posyandu diharapkan dapat menjadi bagian dari sistem kesehatan masyarakat yang semakin kuat setelah bencana.

Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Agam dan masyarakat, LKC Dompet Dhuafa berupaya memastikan proses pemulihan tidak berhenti ketika bantuan darurat berakhir. Reaktivasi tujuh Posyandu di Salareh Aia menjadi salah satu langkah untuk membangun kembali layanan kesehatan dasar sekaligus meningkatkan ketahanan masyarakat menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Setop Impor Agar Petani Tebu Termotivasi Meningkatkan Produktivitas
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi di industri pengolahan pangan, saya sangat ...
  • Tak Bisa Jalan Sendiri, Industri Besar Diminta Angkat IKM dan UMKM
    Preview komentar:
    Transformasi pendekatan CSR dari yang sekadar bantuan konsumtif ...
  • Kebergantungan Impor Naptha Bikin Industri RI Rawan Kena Guncangan Harga Global
    Preview komentar:
    Kenaikan harga bahan baku di sektor hulu akibat ...
Daerah
Tak Mau Warga Kelaparan Pem...
Daerah
Sekda Diperiksa KPK, Bupati...
Megapolitan
Bogor Diobrak-abrik KPK, Kl...
Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar

Ayo Buruan Daftar Jangan Sampai Ketinggalan! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Kembali Digelar

28 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.