Perpres Kakao Segera Disiapkan, Pemerintah Kejar Kebangkitan Komoditas Nasional
📅 Kamis, 27 Agu 2026, 22:30 WIB | Oleh: Tim PenulisAdapun periode 2040-2045 ditujukan untuk membangun Indonesia sebagai pusat kakao berkelanjutan dengan penguatan kakao spesial dan pengakuan terhadap merek kakao Indonesia di pasar global.
Radian mengatakan penguatan sektor kakao berkaitan erat dengan kesejahteraan masyarakat karena sebagian besar areal perkebunan kakao Indonesia dikelola oleh pekebun rakyat.
Materi Kemenko Pangan mencatat sekitar 99 persen areal perkebunan kakao dikelola pekebun rakyat. Luas areal kakao tercatat sekitar 1,72 juta hektare pada 2015 dan sekitar 1,37 juta hektare pada 2025.
Produktivitas kakao nasional berada pada kisaran 0,7-0,9 ton per hektare, masih di bawah potensi hasil varietas unggul yang mencapai 1,5-2 ton per hektare.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kalau kita bisa meningkatkan komoditas kakao ini, kita juga secara tidak langsung meningkatkan kesejahteraan para petani,” ucap Radian.
Pemerintah berharap rangkaian kebijakan tersebut dapat membawa sektor kakao nasional kembali memperkuat posisinya di pasar global.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!