Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kondisi Terburuk Ekonomi Iran: Antara Sanksi Barat dan Ketahanan Nasional

📅 Kamis, 27 Agu 2026, 22:52 WIB | Oleh:
Kondisi Terburuk Ekonomi Iran: Antara Sanksi Barat dan Ketahanan Nasional Doc: AFP/ATTA KENARE

ISTANBUL - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan Teheran sedang menghadapi “kondisi terburuk” dalam perang ekonomi sembari menegaskan bahwa negaranya tetap menjalankan berbagai proyek pembangunan meski berada di bawah tekanan yang semakin besar.

“Meskipun kita sedang menghadapi kondisi terburuk dalam perang ekonomi, semua orang melihat perang rudal, tetapi mungkin tidak semua orang melihat tekanan ekonomi. Meski demikian, pekerjaan terus berjalan, dan hal ini patut diapresiasi,” kata Pezeshkian, sebagaimana dilaporkan Iranian Students’ News Agency (ISNA).

Pezeshkian memuji pihak-pihak yang terlibat dalam penyelesaian proyek tersebut. Menurutnya, pencapaian itu menjadi sangat berarti mengingat tekanan dan konflik yang sedang dihadapi Iran.

“Mungkin dalam kondisi normal kita tidak akan mampu mencapai sebanyak ini,” ucapnya.

Presiden Iran tersebut mengatakan negaranya dapat mencapai hasil yang lebih baik melalui dukungan masyarakat, peningkatan akuntabilitas para pejabat, serta keterlibatan yang lebih besar dari dunia usaha dan investor.

“Saya yakin kita dapat bekerja jauh lebih baik. Dengan solidaritas dan dukungan rakyat, akuntabilitas para pejabat, serta partisipasi sektor swasta dan investor, kita dapat dengan cepat mengatasi berbagai persoalan negara,” tambahnya.

Adapun Amerika Serikat menarik diri pada 2018 dari kesepakatan nuklir 2015 antara Iran dan negara-negara kekuatan dunia, kemudian memberlakukan kembali sanksi terhadap Teheran melalui kampanye yang disebut sebagai “tekanan maksimum.”

Sejak saat itu, Washington memperluas berbagai langkah yang menargetkan ekspor minyak Iran, sektor keuangan, serta jaringan perdagangan internasional negara tersebut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sengketa Tanah Golat Memanas, Keturunan Raja Pagi Tempuh Jalur Hukum
    Preview komentar:
    Raja Pagi Sinurat adalah anak kedua dari Raja ...
  • PLTS Didorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Hijau
    Preview komentar:
    Pembangunan PLTS dengan kapasitas 100 GWp ini tentu ...
  • Karawang Punya 9 Kawasan Industri, Warga Lokal Disiapkan Jadi Tenaga Kerja
    Preview komentar:
    Membaca ulasan positif mengenai komitmen Pak Bupati ini ...
Ekonomi
Terjawab! Komisi XI DPR Set...
Luar Negeri
Kolombia Resmi Serahkan 5 B...
Luar Negeri
Bos CIA ke Moskow Bawa Peri...
Terjawab! Komisi XI DPR Setujui Destry Damayanti Jadi Gubernur BI

Terjawab! Komisi XI DPR Setujui Destry Damayanti Jadi Gubernur BI

27 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.