Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Tangerang: “Home Visit” Jadi Strategi Jangkau Anak Tidak Sekolah

📅 Kamis, 27 Agu 2026, 13:52 WIB | Oleh:
Pemkot Tangerang: “Home Visit” Jadi Strategi Jangkau Anak Tidak Sekolah Doc: Dinas Kominfo/SEPTYO FAJAR RIFAI

TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat upaya penanganan anak tidak sekolah (ATS) melalui pendekatan langsung ke lingkungan keluarga.

Salah satu strategi yang disiapkan ialah pelaksanaan home visit bersama perangkat kewilayahan untuk mengetahui kondisi anak sekaligus mencari solusi agar dapat kembali melanjutkan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, mengatakan, home visit menjadi bagian dari strategi memperluas akses pendidikan.

Melalui kunjungan langsung, pemerintah dapat berinteraksi dengan keluarga dan memahami berbagai kendala yang membuat anak belum atau tidak melanjutkan pendidikan.

"Untuk akses pendidikan, kita akan coba menjangkau ATS secara prioritas melalui program home visit dengan perangkat kewilayahan," ujar dia, Kamis (27/8).

Menurut dia, pendekatan langsung kepada keluarga juga diarahkan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya pendidikan.

Langkah ini penting karena salah satu persoalan yang ditemukan dalam penanganan ATS berkaitan dengan demotivasi anak dan kurangnya pemahaman lingkungan keluarga mengenai keberlanjutan pendidikan.

“Melalui home visit, perangkat kewilayahan dapat membantu mengidentifikasi kondisi setiap anak secara lebih konkret. Hasil kunjungan kemudian dapat menjadi dasar untuk menentukan bentuk intervensi yang sesuai, baik terkait akses pendidikan maupun persoalan lain yang dihadapi anak dan keluarga,” papar Wahyudi.

Pemkot Tangerang juga menyiapkan berbagai jalur pendidikan yang dapat disesuaikan dengan kondisi anak. Selain mendorong anak kembali ke sekolah, pemerintah mengoptimalkan program sekolah gratis, Tangerang Cerdas serta pendidikan kesetaraan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), seperti Paket A, Paket B dan Paket C.

Upaya tersebut tidak hanya ditujukan kepada anak yang sudah berhenti sekolah. Pemerintah juga mendorong pencegahan agar anak yang telah menyelesaikan satu jenjang pendidikan tetap dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya.

”Melalui pendekatan yang lebih dekat dengan keluarga, Pemkot Tangerang berharap setiap persoalan dapat dipahami secara lebih utuh sehingga solusi yang diberikan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar sesuai dengan kebutuhan anak,” pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • PLTS Didorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Hijau
    Preview komentar:
    Pembangunan PLTS dengan kapasitas 100 GWp ini tentu ...
  • Karawang Punya 9 Kawasan Industri, Warga Lokal Disiapkan Jadi Tenaga Kerja
    Preview komentar:
    Membaca ulasan positif mengenai komitmen Pak Bupati ini ...
  • Industri Pulp dan Kertas Indonesia Kian Mendunia, Paper Chain Expo 2026 Dorong Kemitraan Lintas Negara
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat mencerahkan. Poin tentang tuntutan praktik ...
Megapolitan
Halte Dukuh Atas Terpantau ...
Nasional
PT KAI Targetkan Penguranga...

Sekolah rusak di Pandeglang

1 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Sekolah rusak di Pandeglang
Prabowo Berangkat ke Jombang Hadiri dan Buka Muktamar Ke-35 NU

Prabowo Berangkat ke Jombang Hadiri dan Buka Muktamar Ke-35 NU

27 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.