Menkop Dorong agar Koperasi Manfaatkan Dana Bergulir
📅 Sabtu, 19 Sep 2026, 15:45 WIB | Oleh: Ilham SudrajatMAGELANG — Koperasi dan pelaku usaha di Kota Magelang dan kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DSP) Borobudur mendapat akses lebih dekat untuk mengenal skema pembiayaan pemerintah melalui kehadiran Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi dalam Borobudur Expo 2026 di Alun-alun Kota Magelang.
Melalui layanan coaching clinic LPDB Koperasi, masyarakat dan koperasi dapat berkonsultasi secara langsung mengenai dana bergulir, mulai dari informasi skema pinjaman atau pembiayaan, persyaratan, hingga peluang pemanfaatannya untuk pengembangan usaha koperasi. Layanan konsultasi ini dibuka selama pelaksanaan Borobudur Expo 2026, 17 sampai dengan 20 September 2026.
Kehadiran LPDB Koperasi menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan pembiayaan pemerintah kepada koperasi dan masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki potensi ekonomi berbasis UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata, perdagangan, serta berbagai usaha produktif lainnya.
Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, mengatakan koperasi perlu ditempatkan sebagai badan usaha yang dapat menjadi wadah penguatan pelaku UMKM, ekonomi kreatif, hingga sektor pariwisata. Dengan memiliki badan usaha berbentuk koperasi, pelaku usaha dapat memperoleh pendampingan sekaligus membuka akses terhadap pembiayaan.
“Kalau sudah ada koperasinya, kami Kementerian Koperasi bisa mendampingi, bisa menginkubasi, bahkan bisa membiayai karena sudah badan usaha,” ujar Ferry saat membuka Borobudur Expo 2026 di Alun-alun Kota Magelang, Kamis (17/9) lalu.
Menurut Ferry, pendekatan tersebut dapat diterapkan pada berbagai kelompok usaha dan profesi. Mulai dari pelaku UMKM makanan, pengrajin dan pelaku fashion, sanggar seni, hingga generasi muda seperti ilustrator, animator, dan content creator dapat didorong membentuk koperasi sesuai karakteristik usaha mereka.
“Kami juga punya lembaga pengelola dana bergulir, LPDB Koperasi, yang memang khusus untuk membiayai koperasi,” kata Ferry.
Usai seremoni pembukaan Borobudur Expo 2026, Menteri Koperasi Ferry Juliantono bersama Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah dan Wali Kota Magelang turut mengunjungi booth coaching clinic LPDB Koperasi.
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk membahas secara langsung mengenai akses pinjaman atau pembiayaan bagi sektor koperasi di Provinsi Jawa Tengah, termasuk koperasi di Kota Magelang yang berada dalam kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Borobudur.
Dalam kunjungan tersebut, pembahasan diarahkan pada bagaimana instrumen pembiayaan LPDB Koperasi dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan koperasi dan usaha produktif di wilayah Jawa Tengah. Potensi ekonomi kawasan Borobudur yang mencakup pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, perdagangan, serta berbagai usaha berbasis masyarakat menjadi bagian dari ekosistem yang dapat diperkuat melalui koperasi.
Kehadiran Menteri Koperasi di layanan coaching clinic LPDB juga memperlihatkan bahwa akses pembiayaan koperasi menjadi salah satu bagian penting dalam transformasi koperasi dan penguatan ekonomi daerah.
Ferry sebelumnya mendorong pemerintah daerah untuk melakukan kurasi terhadap UMKM yang memiliki potensi untuk ditransformasikan menjadi koperasi. Langkah tersebut dapat dilanjutkan dengan pelatihan, pendampingan, inkubasi, hingga pembiayaan.
“Jadi saya tadi langsung menyambut tantangan dari Pak Walikota. Sekaligus saya tantang terima tantangan Walikota Magelang, Walikota Pekalongan dan Bupati Temanggung untuk segera mungkin membuat pelatihan-pelatihan yang dikumpulkan, nanti dikurasi dari masing-masing kota dan kabupatennya. Mana UMKM yang sudah bisa didorong untuk membentuk koperasi,” ujar Ferry.
Arahan tersebut sejalan dengan kehadiran LPDB Koperasi di Borobudur Expo 2026. Melalui booth coaching clinic, LPDB Koperasi menghadirkan layanan konsultasi agar koperasi maupun masyarakat tidak hanya memperoleh informasi mengenai dana bergulir, tetapi juga memahami peluang dan mekanisme pembiayaan yang tersedia bagi koperasi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!