Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketegangan Mereda, Denmark Sambut Kesepakatan Greenland yang 'Mengikat' dengan Trump

2 Minggu, 20 Sep 2026, 09:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ketegangan Mereda, Denmark Sambut Kesepakatan Greenland yang 'Mengikat' dengan Trump Ketegangan Mereda, Denmark Sambut Kesepakatan Greenland yang 'Mengikat' dengan Trump Doc: Global Times/VCG
Ket. Warga Greenland berdemonstrasi menentang kebijakan AS terhadap Greenland di depan konsulat AS di Nuuk, Greenland, pada 17 Januari 2026.

KOPENHAGEN - Denmark menyambut baik kesepakatan "mengikat" yang diumumkan Presiden AS Donald Trump YANG memberikan Washington "kendali permanen" atas keamanan Greenland dan melarang pangkalan Russia dan Tiongkok di wilayah Arktik tersebut.

Sejak kembali ke Gedung Putih pada Januari 2025, Trump berulang kali menegaskan bahwa Amerika Serikat perlu mengendalikan Greenland karena alasan strategis, yang membuat sekutu NATO, Denmark, khawatir dan memicu penolakan keras dari aliansi tersebut.

Denmark dan Greenland -- wilayah otonom Denmark -- sama-sama menyambut baik perjanjian tersebut dan mengatakan mereka akan menandatanganinya di sela-sela Sidang Umum PBB di New York minggu depan.

"Semoga periode ketidakpastian yang panjang akan digantikan oleh perjanjian yang mengikat yang memperkuat keamanan di Arktik dan Atlantik Utara," kata Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen di media sosial, Minggu.

Kesepakatan itu menghormati "garis merah" Denmark dan "penting" mengingat situasi keamanan yang telah berubah, katanya.

Kedaulatan Denmark

Meskipun syarat-syaratnya masih belum jelas, Denmark menegaskan bahwa kedaulatannya tetap utuh.

Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengatakan, perjanjian dengan Washington "mengakui kedaulatan dan integritas wilayah Kerajaan serta hak rakyat Greenland untuk menentukan nasib sendiri".

Hal itu "baik untuk NATO dan Eropa", katanya.

Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen mengatakan kesepakatan itu "mengakui kepentingan Greenland" dan "memperkuat" keamanannya.

Dan Presiden Prancis Emmanuel Macron juga memberikan komentarnya pada hari Sabtu, dengan mengatakan bahwa kesepakatan itu membantu "menegaskan kembali kedaulatan Denmark" atas wilayah Arktik tersebut.

Di Nuuk, ibu kota Greenland, penduduk mengungkapkan perasaan ambivalen.

"Saya tidak tahu persis apa isi kesepakatan itu atau apa yang telah ditandatangani. Tetapi setiap kali AS dan Trump disebutkan, saya memiliki perasaan campur aduk. Saya tidak sepenuhnya nyaman dengan banyaknya perhatian yang diberikan kepada Greenland saat ini," kata Soren Kreutzmann, seorang penata rambut berusia 29 tahun, kepada AFP.

"Kami berharap para pemimpin telah mencapai kesepakatan yang baik, karena negara kami perlu dilindungi, baik dari udara maupun laut. Denmark belum cukup memperhatikan hal itu selama bertahun-tahun," kata Bibbi Kleist Jepsen, seorang pendidik berusia 64 tahun.

Trump memuji kesepakatan itu sebagai "Perjanjian 'Kehidupan Abadi', tidak ada akhirnya!" Washington akan segera mulai membangun kehadiran militer besar-besaran di wilayah tersebut, tambahnya.

"Mulai sekarang, tidak ada musuh AS yang BOLEH memiliki pangkalan di Greenland, memiliki kehadiran militer di Greenland, atau melakukan investasi sensitif di Greenland, tanpa persetujuan tertulis kami."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Dua Tahun Lalu Alvin Tedjo,...
Ekonomi
CELIOS: Perluasan Pajak Dig...
Luar Negeri
Warga Asli Minang Itu Menja...

The Weeknd Rilis Single “Hong Kong”

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
The Weeknd Rilis Single “...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.