Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Imigrasi Bersama ITB Garap Drone sebagai Pagar Digital Perbatasan

📅 Minggu, 20 Sep 2026, 11:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Imigrasi Bersama ITB Garap Drone sebagai Pagar Digital Perbatasan Doc: ANTARA
Ket. Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko bersama para peneliti dari Mantis Agritech DKST ITB beserta jajaran berfoto usai uji coba drone di Lanud Suparlan Batujajar, Bandung Barat, Jumat (18/9/2026) petang.

BANDUNG BARAT – Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mengembangkan teknologi pesawat tanpa awak (drone) karya anak bangsa yang diproyeksikan sebagai "pagar digital" di kawasan perbatasan dan pulau-pulau terdepan Indonesia.

Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Hendarsam Marantoko, saat meninjau uji coba drone inovasi mahasiswa ITB di Lanud Suparlan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (18/9), menegaskan tantangan geografis Indonesia sebagai negara kepulauan yang berbatasan darat dan laut dengan tiga negara tetangga tidak bisa lagi dikawal secara manual.  

Namun, implementasi teknologi ini masih mendapat tantangan regulasi termasuk sertifikasi dan izin terbang dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Di masalah teknis hampir tidak ada isu lagi. Drone sudah proper. PR yang nomor satu adalah memangkas birokrasi. Anak-anak bangsa kita mampu, tapi regulasi yang menghambat ini yang harus kita potong, kalau tidak kita ketinggalan dengan negara lain dan orang-orang pintar kita diambil luar negeri," ujar Hendarsam.    

Ia menambahkan, penguatan pengawasan imigrasi berbasis inovasi lokal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan kedaulatan teknologi nasional.

Imigrasi mengharapkan setelah uji coba ini, bisa berlanjut ke proyek percontohan (pilot project) bahkan hingga pengadaan drone begitu proses sertifikasi Kemenhub rampung, mengingat mitra industri manufaktur dalam negeri telah siap memproduksi.  

Berdasarkan keterangan dari founder startup binaan ITB Mantis Agritech, Mochammad Agoes Moelyadi, drone ciptaan mereka mengusung desain hybrid dengan sayap tandem yang memungkinkan pesawat terbang dengan kecepatan rendah sehingga mampu merekam objek di area batas negara secara presisi.   

Selain presisi, efisiensi aerodinamis sayap tandem tersebut mampu menembus durasi terbang hingga 50 menit jauh melampaui kemampuan quadcopter konvensional yang rata-rata hanya bertahan 15 menit menggunakan kapasitas baterai sejenis.

Kelebihan daya jelajah dan durasi ini dinilai sangat ideal untuk mendukung pemantauan udara jangka panjang di wilayah terpencil dan perbatasan darat seperti Kalimantan hingga Papua. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Nasional
Wamenaker Apresiasi Olahan ...
Ekonomi
Hingga Kuartal II 2026, GMF...
Advertisement
Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

Kejutan dari Soft Tenis! Beregu Putra Indonesia Sukses Sumbang Medali Perunggu

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.