Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Garuda Muda Tak Boleh Terpeleset Lawan Malaysia

📅 Kamis, 27 Agu 2026, 07:07 WIB | Oleh:
Garuda Muda Tak Boleh Terpeleset Lawan Malaysia Doc: ANTARA/Yudi Manar
Ket. Pelatih kepala Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto memantau latihan jelang Piala Kemerdekaan 2025 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Sabtu (9/8).

JAKARTA - Tim Indonesia U-20 mengawali perjuangan menuju putaran final Piala Asia U-20 2027 dengan ujian yang tidak ringan. Malaysia menjadi lawan pertama Garuda Muda dalam laga kualifikasi Grup H di Stadion Nasional Laos, Senin (31/8), pukul 15.00 WIB.

Kemenangan menjadi target utama tim asuhan Nova Arianto. Tiga poin di laga pembuka akan menjadi modal penting sebelum Indonesia menghadapi tuan rumah Laos dan Australia yang diperkirakan menjadi pesaing terberat di grup. Indonesia datang dengan kepercayaan diri lebih tinggi setelah meraih posisi ketiga pada Piala AFF U-19 2026. Sebaliknya, Malaysia gagal melangkah dari fase grup. Namun, catatan tersebut tidak lantas membuat Nova dan anak asuhnya menganggap remeh rival regional itu.

Persaingan Indonesia dan Malaysia selalu menyimpan tensi tersendiri. Karena itu, fokus dan konsistensi menjadi tuntutan utama agar Garuda Muda tidak kehilangan poin pada pertandingan yang dapat menentukan perjalanan mereka di fase kualifikasi. Persiapan menghadapi turnamen telah dilakukan melalui pemusatan latihan di Thailand. Nova memberikan kesempatan kepada para pemain untuk mendapatkan pengalaman melalui tiga pertandingan uji coba, masing-masing menghadapi Kasem Bundit University FC, Uni Emirat Arab U-20, dan Irak U-20.

Hasilnya cukup beragam. Indonesia menang 3-2 atas Kasem Bundit University, bermain imbang 0-0 melawan UEA U-20, lalu kalah tipis 1-2 dari Irak U-20. Meski belum sepenuhnya sempurna, Nova menilai rangkaian uji coba tersebut memberikan gambaran perkembangan skuad dari berbagai aspek. “Secara fokus kami adalah melihat perkembangan pemain selama ini baik dari sisi fisik, taktik dan mental dan saya senang semua pemain berprogres dengan baik,” ujar Nova.

Namun, pelatih berusia 46 tahun itu masih menemukan satu persoalan yang harus segera dibenahi. Konsentrasi pemain menjadi pekerjaan rumah sebelum pertandingan resmi dimulai.”Cuma memang ada beberapa catatan terutama masalah fokus pemain di pertandingan, karena gol yang terjadi semua karena pemain sedikit lepas fokus dan diharapkan itu tidak terjadi di kualifikasi nantinya,” kata Nova.

Catatan tersebut menjadi penting mengingat kesalahan kecil dapat berakibat fatal dalam persaingan grup yang ketat. Indonesia tidak hanya dituntut tampil agresif, tetapi juga menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan. Setelah menghadapi Malaysia, Indonesia akan bertemu Laos pada hari Kamis (3/9) pukul 18.00 WIB.

Laga terakhir sekaligus ujian terbesar datang saat menghadapi Australia pada hari Minggu (6/9) pukul 15.00 WIB.  ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Daerah
Wisata Gunung Bromo Kembali...
Daerah
Borobudur Indonesia Expo 20...
Megapolitan
Terdampak Puso, Pemkab Tang...
Daerah
Tekan Harga, Bulog Malang S...
Advertisement
Menhub Bebas Tugaskan Dirjen Perhubungan Laut

Menhub Bebas Tugaskan Dirjen Perhubungan Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.