Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Biznet Operasikan AI-Ready Data Center Pertama dan Siapkan Kabel Laut BNCS-2

📅 Rabu, 07 Okt 2026, 17:40 WIB | Oleh:
Biznet Operasikan AI-Ready Data Center Pertama dan Siapkan Kabel Laut BNCS-2 Doc: Koran Jakarta/Haryo Brono
Ket. Vice President Territory Jakarta Biznet, Yasmin Unsulangi, dan Senior Manager Marketing Biznet, Adrianto Sulistyo, dalam agenda Media Gathering Biznet 26th Anniversary di Jakarta pada Rabu (7/10). Rayakan HUT ke-26, Biznet perkuat infrastruktur digital Indonesia lewat operasional AI-Ready Data Center di Bali, ekspansi kabel laut BNCS-2, dan promo menari

JAKARTA — Memasuki usia ke-26 tahun, PT Biznet Networks (Biznet) terus memperkokoh komitmennya dalam membangun tulang punggung infrastruktur digital nasional. Perjalanan lebih dari dua dekade ini tidak hanya ditandai oleh perluasan jaringan fisik, melainkan juga melalui inovasi teknologi mutakhir guna menjawab lonjakan kebutuhan komputasi dan transformasi digital yang kian masif di Indonesia.

Berdasarkan data PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, sebanyak 69% pekerja di Indonesia telah menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) untuk pekerjaan mereka dalam 12 bulan terakhir. Di sisi lain, penetrasi internet nasional terus meroket hingga mencapai 81,72% pada 2026 berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

Menjawab tantangan zaman tersebut, Biznet mengambil langkah strategis dengan mengoperasikan AI-Ready Data Center pertama miliknya, yakni Biznet AI Center di Bali, serta merancang perluasan jaringan kabel laut baru.

Hadirkan AI Center dan Perluasan Jaringan Kabel Laut BNCS-2

Biznet AI Center dirancang khusus untuk mengakomodasi kebutuhan server AI yang memerlukan kapasitas daya masif. Fasilitas ini dilengkapi kapasitas daya hingga 145 kW per rak, sistem pendingin cairan canggih (liquid cooling), serta laboratorium pengembangan AI terpadu.

President Director Biznet, Adi Kusma, menjelaskan bahwa kebutuhan digital saat ini telah bergeser melampaui batas konektivitas konvensional.

“Kami memahami betul bahwa saat ini kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, namun juga kapasitas besar untuk mengakselerasi segala kegiatan komputasi dan pengolahan data yang lebih besar untuk mendukung implementasi AI yang sedang berkembang saat ini,” ujar Adi dalam acara Media Gathering Biznet 26th Anniversary di Jakarta pada Rabu (7/10/2026).

Selain pusat data berbasis AI, Biznet juga terus memperkuat konektivitas antarpulau melalui jaringan kabel fiber optic bawah laut Biznet Nusantara Cable System (BNCS) yang dioperasikan sejak 2024. Guna meratakan akses internet berkualitas, Biznet kini tengah mempersiapkan pembangunan BNCS-2. Proyek baru ini akan menghubungkan Pulau Jawa (Surabaya) dengan Pulau Kalimantan (Banjarmasin), Pulau Madura (Sumenep), serta Pulau Bali (Buleleng).

Hingga saat ini, jaringan Biznet telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, hingga Flores, dengan dukungan lebih dari 3 juta homepass dan 300 kantor cabang.

Komitmen Sosial dan Apresiasi Pelanggan

Sebagai wujud kontribusi nyata dalam mengurangi kesenjangan digital di Tanah Air, Biznet melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) memberikan layanan internet gratis bagi lebih dari 300 Kepala Keluarga (KK) di sekitar area pendaratan kabel laut (MarinePOP), meliputi Kabupaten Jembrana, Serang, Karawang, dan Gresik.

Tidak hanya fokus pada perluasan infrastruktur, Biznet juga meningkatkan pengalaman pelanggan (customer experience) melalui pengembangan MyBiznet App yang kini diintegrasikan dengan teknologi AI agar layanan menjadi jauh lebih responsif dan personal.

Memeriahkan hari jadi ke-26 ini, Biznet menghadirkan program khusus berupa peningkatan kapasitas bandwidth sebesar 100 Mbps selama satu bulan penuh tanpa biaya tambahan bagi seluruh pelanggan Biznet Home. Perusahaan juga menggelar program undian berhadiah Biznet Prize Vaganza, dengan beragam apresiasi mulai dari gawai pintar hingga grand prize berupa emas batangan hingga 100 gram.

“Bagi kami, 26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat, tetapi juga tentang apa yang dapat kami berikan ke depannya. Kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia menjadi semakin terhubung,” lanjut Adi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp98.600 per Kg

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Merah Tem...

Sekjen PBB Serukan Deeskalasi di Yaman

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Serukan Deeskala...
Advertisement
Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

Tanggapan Gibran terkait Putusan MK soal Keabsahan Ijazah SMA Miliknya

07 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.