Prabowo Tinjau Langsung Korban Gempa NTT M 7,7, Pimpin Rapat Penanganan Bencana
📅 Rabu, 26 Agu 2026, 13:32 WIB | Oleh: Tim PenulisKupang - Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung warga terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan dan dukungan pemerintah terhadap masyarakat terdampak bencana berjalan optimal.
Presiden tiba di Bandar Udara Internasional Komodo, Labuan Bajo, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Nagekeo menggunakan helikopter kepresidenan Super Puma.
Setibanya di Nagekeo, Presiden menaiki mobil kepresidenan Maung Garuda menuju posko pengungsian di Markas Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/Wakanga Mere, Desa Tonggurambang, Kecamatan Mbay.
Di lokasi tersebut, Prabowo memimpin rapat koordinasi penanganan dampak gempa bumi yang diikuti sejumlah pejabat pemerintah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTT.
Sejumlah pejabat yang hadir antara lain Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hadir pula Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Badan Logistik Pertahanan Kementerian Pertahanan Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko, dan Bupati Nagekeo Simplisius Donatus.
Rapat diawali dengan pemaparan Kepala BNPB mengenai situasi kebencanaan, wilayah terdampak, jumlah korban, serta perkembangan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang mengungsi.
Berdasarkan data BNPB hingga Selasa (25/8), gempa magnitudo 7,7 menyebabkan 103 orang meninggal dunia di sejumlah wilayah NTT.
Sebaiknya Anda baca juga:
Korban meninggal tercatat di Kabupaten Manggarai sebanyak 41 orang, Manggarai Timur 34 orang, Nagekeo 13 orang, Sikka enam orang, Ngada lima orang, Ende tiga orang, serta Manggarai Barat satu orang.
Selain korban meninggal, BNPB mencatat 1.666 orang mengalami luka-luka. Manggarai Timur menjadi wilayah dengan jumlah korban luka terbanyak, yakni 239 orang luka berat dan 404 orang luka ringan.
BNPB masih melakukan pemutakhiran data korban seiring dengan masuknya laporan tambahan dari sejumlah wilayah terdampak.
Presiden Prabowo dalam kunjungannya juga memastikan pemerintah bersama seluruh unsur terkait terus melakukan penanganan darurat dan memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak gempa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!