Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabut Asap Kian Mengkhawatirkan, Karhutla Indonesia Jadi Sorotan

📅 Rabu, 26 Agu 2026, 02:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Di sisi lain, Pakar Kesehatan Masyarakat Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof Dr dr Syamsul Arifin, MPd, FISPH, FISCM mengingatkan kabut asap merupakan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat.

"Data dari berbagai penelitian menunjukkan saat kabut asap melanda, kunjungan ke rumah sakit meningkat hingga 40 persen, terutama untuk kasus gangguan pernapasan dan jantung," katanya di Banjarbaru, Senin.

Ia menilai anggapan bahwa kabut asap merupakan bencana biasa yang harus diterima masyarakat merupakan pandangan yang keliru.

"Anggapan ini keliru dan berbahaya," tegasnya.

Syamsul menjelaskan kabut asap mengandung partikel halus PM2.5 yang dapat masuk hingga ke paru-paru dan bahkan mencapai aliran darah. Selain itu, terdapat polutan seperti karbon monoksida (CO), nitrogen oksida (NOx), dan senyawa organik volatil (VOC).

Dampaknya dapat berupa iritasi hingga gangguan pernapasan, penyakit jantung, bahkan kondisi yang mengancam jiwa. Kelompok rentan meliputi bayi dan balita, ibu hamil, penderita asma atau penyakit paru, serta penderita penyakit jantung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Luar Negeri
Tiongkok Kembangkan Misil H...
Megapolitan
Jakarta Rabu Pagi Diprediks...
Luar Negeri
AS Hapus Suriah dari Daftar...
Luar Negeri
PBB: Dunia Harus Mengendali...
Nasional
Pemerintah Perlu Pacu Indus...
Luar Negeri
Trump Perketat Imigrasi, 20...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Rial Iran Terjun Bebas Tembus 2 Juta per Dollar AS, Uang Kertas Kian Tak Berharga

Rial Iran Terjun Bebas Tembus 2 Juta per Dollar AS, Uang Kertas Kian Tak Berharga

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.