Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Cuma Kejar Jumlah Turis, Tailan Bidik Pendapatan Pariwisata Bernilai Tinggi

📅 Rabu, 26 Agu 2026, 02:02 WIB | Oleh:
Tak Cuma Kejar Jumlah Turis, Tailan Bidik Pendapatan Pariwisata Bernilai Tinggi Doc: AFP/MLADEN ANTONOV

BANGKOK - Otoritas Pariwisata Tailan (Tourism Authority of Thailand/TAT) pada Selasa (25/8) menetapkan rencana pemasaran untuk 2027, dengan menargetkan peningkatan pendapatan pariwisata setidaknya 5 persen serta mengalihkan lebih banyak wisatawan ke destinasi baru yang sedang berkembang, sebagai langkah strategis untuk menyeimbangkan kembali pertumbuhan.

Selain target pendapatan yang diukur berdasarkan capaian 2026, badan pariwisata negara tersebut menargetkan distribusi kunjungan wisatawan dengan rasio 60:40 antara kota primer dan kota sekunder, serta menempatkan Tailan di jajaran destinasi teratas di Asia dalam hal loyalitas wisatawan, dengan tujuan akhir menjadi destinasi terkemuka di kawasan tersebut yang bernilai tinggi dan bermakna.

Mengusung tema "Tahun Transformasi" (The Year of Transformation), Gubernur TAT Thapanee Kiatphaibool mengumumkan rencana untuk mengalihkan fokus pertumbuhan pariwisata Tailan, dari mengejar jumlah wisatawan menjadi mengutamakan kualitas, nilai, dan daya saing jangka panjang.

Thapanee juga mengatakan bahwa merek "Amazing Thailand" akan diposisikan ulang, dari destinasi yang menawarkan harga sepadan dengan nilai yang diperoleh menjadi destinasi yang menawarkan pengalaman bermakna, dengan mengusung slogan "Pemulihan Diri adalah Kemewahan Baru" (Healing is the New Luxury).

Dalam pernyataannya, Menteri Pariwisata dan Olahraga Tailan Atthakorn Sirilatthayakorn mengatakan bahwa kementerian tersebut telah ditugaskan untuk membentuk komite gabungan pemerintah-swasta guna mengembangkan Tailan sebagai destinasi wisata sepanjang tahun. Selain itu juga merumuskan langkah-langkah untuk mendorong perjalanan domestik, serta mengoordinasikan upaya peningkatan kualitas destinasi wisata.

Atthakorn mengatakan salah satu arahan kebijakan utama untuk tahun depan adalah meningkatkan posisi negara Asia Tenggara tersebut sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman bernilai tinggi di bidang kesehatan, budaya, kuliner, olahraga, hiburan, dan pariwisata kreatif.

Atthakorn juga menyoroti keselamatan wisatawan sebagai salah satu prioritas sektor pariwisata, dengan memasukkannya ke dalam sejumlah aspek yang perlu dipersiapkan oleh pelaku usaha dan pemerintah daerah untuk menghadapi perubahan pola perjalanan pada 2027. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Olahraga
Gunawan Membuka Duel Piala ...
Advertisement
Kisah Si Doel Bukan Hanya soal Jakarta, Tapi Tentang Bagaimana Masyarakat Betawi Tetap Miliki Tempat

Kisah Si Doel Bukan Hanya soal Jakarta, Tapi Tentang Bagaimana Masyarakat Betawi Tetap Miliki Tempat

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.