Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BRIN Dorong Penguasaan “Green Skill” Hadapi Era Society 5.0

📅 Rabu, 26 Agu 2026, 02:00 WIB | Oleh:
BRIN Dorong Penguasaan “Green Skill” Hadapi Era Society 5.0 Doc: istimewa
Ket. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria

Jakarta - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menekankan pentingnya penguasaan keterampilan ramah lingkungan atau green skill bagi sumber daya manusia (SDM) Indonesia untuk menjawab tantangan pelestarian alam di era Society 5.0.

Dikutip dari Antara, Arif mengatakan arah peradaban masa depan kini bertumpu pada dua aspek utama, yakni kemanusiaan dan keberlanjutan ekosistem lingkungan hidup.

"Sekarang ketika bicara 5.0, dua kata kunci adalah tentang humanity dan sustainability. Sekarang semua orang sudah mulai melihat kembali makna sustainability ketika ancaman perubahan iklim sudah menjadi keseharian," katanya.

Menurut Arif, urgensi keberlanjutan membuat kompetensi green skill semakin relevan dan bernilai tinggi, baik di sektor riset akademik maupun dunia usaha.

"Dalam green skill, skill hijau, ini merupakan skill yang diperlukan untuk hari ini dan masa depan. Jadi green skill ini tidak semata-mata diperlukan dalam dunia akademik, tetapi juga di dunia private (swasta)," ujarnya.

Salah satu penerapan penting green skill, kata Arif, adalah dalam upaya pelestarian satwa liar. Ia mencontohkan kondisi populasi badak Sumatera yang semakin terancam dan kini diperkirakan tersisa sekitar 50 ekor di alam liar.

Menurut dia, penyelamatan spesies terancam punah tidak bisa lagi hanya mengandalkan metode konvensional, tetapi membutuhkan kolaborasi serta pemanfaatan teknologi.

"Sehingga, sekarang sudah berkembang juga teknologi yang disebut seperti ART, Assisted Reproductive Technology, yang sudah berkembang dan sudah berhasil di Kenya," ujar Arif.

Selain teknologi, Arif mengajak para peneliti untuk mengambil inspirasi dari cara alam bekerja melalui konsep biomimikri. Menurut dia, keberagaman, kesalingtergantungan, dan jejaring kehidupan yang terdapat di alam dapat menjadi sumber pembelajaran bagi kehidupan manusia.

"Jadi, sebenarnya alam itu sudah mengajarkan pada kita untuk hidup, dan filosofi dari alam itu, karakteristik alam itu, inilah yang kemudian bisa menjadi salah satu sumber dalam kehidupan sosial," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
Nasional
Nusron Wahid Mangkir dari P...

Sebuah Gudang Onderdil di Cengkareng Ludes Terbakar

44 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Sebuah Gudang Onderdil di C...
Nasional
Jelang MotoGP Mandalika, PL...
Megapolitan
Cari SIM Keliling Terdekat?...
Advertisement
Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

07 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.