Daop Madiun Ungkap 657 Barang Hilang, Penumpang Bisa Cek dan Ambil Kembali
📅 Rabu, 26 Agu 2026, 06:03 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoMADIUN - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menemukan sebanyak 657 barang yang hilang atau tertinggal di stasiun maupun kereta selama masa Januari hingga Juli 2026 melalui layanan lost and found.
"Estimasi nilai mencapai Rp469,14 juta," ujar Manajer Humas Daop 7 Madiun Tohari dalam keterangannya di Madiun, Jawa Timur, Selasa.
Menurutnya, dari total temuan itu, sebanyak 320 barang atau 48,71 persen telah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya masing-masing, sedangkan sebanyak 337 barang lainnya atau 51,29 persen masih disimpan di pos lost and found karena belum diambil oleh pemilik.
Adapun dari 657 barang yang ditemukan tersebut, rinciannya terdiri dari 153 barang berupa makanan, 472 barang biasa, dan sebanyak 132 barang berharga.
Tohari menjelaskan, layanan lost and found merupakan fasilitas yang disediakan KAI untuk membantu penumpang mendapatkan kembali barang yang tertinggal di stasiun atau kereta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Keberadaan layanan lost and found tersebut merupakan bentuk komitmen KAI dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pelanggan. Sistem tersebut memudahkan proses pendataan dan pengembalian barang.
"Sistem lost and found milik KAI menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap keamanan dan kenyamanan pelanggan. Hal ini terbukti dengan pengembalian barang-barang berharga senilai puluhan jutaan rupiah yang tertinggal," katanya.
Setiap barang yang tertinggal segera didata dan dimasukkan ke dalam sistem lost and found KAI. Barang tersebut dapat diambil kembali oleh pemiliknya setelah melalui proses verifikasi sesuai prosedur yang berlaku.
Sebaiknya Anda baca juga:
KAI Daop 7 Madiun secara aktif terus mengimbau seluruh penumpang untuk lebih memperhatikan barang bawaannya, baik saat menunggu di stasiun maupun selama perjalanan.
Petugas KAI juga secara berkala menyampaikan peringatan agar penumpang senantiasa menjaga barang pribadi di kursi, rak bagasi, atau area publik lainnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!