TNI AL: Pangkalan Kapal Induk Lampung Siap Sambut Kapal Giuseppe Garibaldi
📅 Selasa, 25 Agu 2026, 16:37 WIB | Oleh: SriyonoJAKARTA - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menyatakan pangkalan kapal induk di Lampung sudah siap untuk menyambut kedatangan kapal Giuseppe Garibaldi atau KRI Gajah Mada yang akan datang dalam waktu dekat.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana TNI Tunggul di Jakarta, Selasa (25/8), mengatakan saat ini proses penyelesaian pangkalan di Lampung masih berlangsung.
"Untuk kesiapan infrastruktur pangkalan di Lampung sementara progress finishing yang diharapkan saat kedatangan Garibaldi ke Indonesia sudah rampung," ungkap dia.
Terkait soal kelengkapan fasilitas dan progres pembangunan kapal, Tunggul tidak menjelaskan hal tersebut lebih lanjut.
Dia hanya memastikan pangkalan tersebut akan selesai dibangun dan berfungsi secara penuh pada akhir September 2026 mendatang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Diketahui, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menginformasikan kapal induk KRI Gajah Mada dijadwalkan tiba di Indonesia pada pertengahan September 2026.
Ali meminta dukungan doa dari masyarakat Indonesia untuk kelancaran perjalanan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Gajah Mada yang berlayar dari Italia menuju Indonesia pada Senin malam pukul 22.00 waktu setempat.
"Kami mohon doanya, malam ini mungkin jam 22, KRI Gajah Mada akan meninggalkan Italia menuju Indonesia," kata Ali dalam acara kunjungan di Kraton Majapahit, Jakarta, Senin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menjelaskan saat ini kapal induk pertama Indonesia itu masih bernama ITS Giuseppe Garibaldi dan masih menggunakan bendera Italia.
Sesampainya di Indonesia, kapal yang dimiliki Indonesia dengan skema hibah antarpemerintah itu baru berganti bendera dan nama menjadi KRI Gajah Mada.
"Namanya masih ITS Garibaldi, masih berbendera Italia tetapi sesampainya di Indonesia akan berganti bendera Merah Putih dan menjadi KRI Gajah Mada. Mohon doanya, semoga selamat dalam perjalanan, sukses," ujar Kasal.
Menurut Ali, KRI Gajah Mada akan menempuh perjalanan lebih dari 20 hari, melintasi perairan, Terusan Suez, dan Laut Merah dengan pengawalan kapal perang Italia.
"Karena ini akan melewati Terusan Suez, melewati Laut Merah juga, tetapi dikawal juga oleh fregat-fregat Italia dan mudah-mudahan tanggal 15 atau tanggal 20 September ini sudah tiba di Indonesia," ujarnya.
Setibanya di Indonesia, jelas Ali, pada 25 September 2026 dilakukan pengukuhan atau pergantian bendera Indonesia. Rencananya pengukuhan tersebut dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!