Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut
📅 Minggu, 23 Agu 2026, 06:10 WIB | Oleh: Sriyono“Tetapi saya tetap berhati-hati, tetap memperhatikan keselamatan saya juga sebelum menyelamatkan dua penumpang kapal yang jatuh ke laut,” kata pria kelahiran tahun 1992 itu.
Sebelum terjun, Angga melepaskan jaket berwarna cokelat serta mengamankan telepon seluler dan barang-barang yang dibawanya. Dalam situasi yang begitu mendesak, ia mengaku sempat lupa melepas jam tangan dan topinya.
Kekhawatirannya sederhana. Ia takut penumpang yang tercebur semakin tenggelam atau terseret ke arah baling-baling kapal.
Dari dua penumpang yang menjadi fokus pertolongannya, seorang perempuan masih dalam kondisi sadar. Ia terlihat sangat panik karena tidak bisa berenang. Sementara seorang penumpang lainnya telah terapung dengan posisi wajah menghadap ke bawah.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Yang pertama saya selamatkan adalah yang masih sadar dan meminta tolong. Yang satu lagi kebetulan saat itu ada anggota TNI AL yang diminta bantuan untuk menolong,” ujarnya.
Angga yang sudah bertugas di Maumere sejak Oktober 2024 itu, kemudian berenang mendekati penumpang tersebut. Setelah berhasil meraihnya, ia membawa korban ke tiang dermaga agar dapat berpegangan dan memastikan keselamatannya.
Korban terlihat sangat panik dan bahkan gemetaran ketika berhasil ditolong. Setelah kondisi lebih aman, penumpang tersebut dibawa ke pinggir dermaga untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.
Sementara penumpang lain yang sempat ditemukan dalam posisi tengkurap di air juga akhirnya berhasil diselamatkan. Korban dibawa ke pesisir dan mendapat pertolongan setelah sempat memuntahkan air laut.
Bagi Angga, keputusan terjun ke laut bukanlah tindakan untuk mencari pengakuan atau disebut sebagai pahlawan. Ia menilai keselamatan penumpang merupakan tanggung jawab bersama, terlebih bagi mereka yang berada di lingkungan pelabuhan.
“Saya kira ini bukan soal heroik. Kami semua yang berada di pelabuhan punya tanggung jawab untuk memastikan keselamatan penumpang. Ketika ada yang membutuhkan pertolongan, ya kami harus membantu semaksimal mungkin,” tegasnya.
Di lingkungan Pelindo, keselamatan memang menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pelayanan. Setiap insan Pelindo dituntut memiliki kepekaan, keberanian mengambil keputusan, dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, termasuk ketika bencana terjadi.
Aksi Angga juga disaksikan personel Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Maumere, Kelasi Satu Bahari Mario Yuldino Dos Reis.
Saat gempa terjadi, Mario tengah membantu mengevakuasi sejumlah korban yang berlarian menyelamatkan diri. Di tengah proses evakuasi itu, seorang buruh memberitahunya bahwa ada penumpang yang jatuh ke laut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!