Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia Dorong Hilirisasi Rumput Laut Bernilai Tambah

📅 Senin, 05 Okt 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Indonesia Dorong Hilirisasi Rumput Laut Bernilai Tambah Doc: istimewa
Ket. Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mendorong Indonesia mempercepat hilirisasi rumput laut agar komoditas tersebut tidak hanya diekspor sebagai bahan mentah

DENPASAR - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mendorong Indonesia mempercepat hilirisasi rumput laut agar komoditas tersebut tidak hanya diekspor sebagai bahan mentah, tetapi diolah menjadi produk bernilai tambah melalui penguatan teknologi dan industri pengolahan.

“Kami ingin melihat hilirisasi rumput laut ini dilakukan dalam waktu dekat, tidak terlalu lama lagi,” kata Luhut dalam Tiongkok Southeast Asia Forum on Higher Education and Industry Cooperation 2026 di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, Denpasar, Minggu (4/10).

Luhut mengatakan Indonesia memiliki sumber daya kelautan yang besar sehingga perlu mengembangkan industri pengolahan yang mampu meningkatkan nilai ekonomi rumput laut. Pengalaman hilirisasi nikel, menurut dia, dapat menjadi pelajaran mengenai pentingnya investasi dan teknologi dalam membangun ekosistem industri bernilai tambah di dalam negeri.

Ia menilai kerja sama dengan Tiongkok telah berperan dalam pengembangan sejumlah sektor industri strategis Indonesia. Namun, kemitraan tersebut perlu diperluas agar tidak berhenti pada pembangunan pabrik dan fasilitas produksi.

“Kami ingin bergerak dari kemampuan industri dan transfer teknologi menuju inovasi bersama, serta dari infrastruktur fisik menuju pengembangan manusia dan pengetahuan,” ujarnya.

Sementara itu, Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan (PRSIMB) BRIN memetakan rantai nilai industri rumput laut dari hulu hingga hilir untuk mengidentifikasi peluang peningkatan nilai ekonomi.

Peneliti PRSIMB BRIN Ari Kabul Paminto mengatakan Indonesia perlu bertransformasi dari ekonomi berbasis sumber daya menuju ekonomi berbasis kemampuan yang mengandalkan teknologi dan inovasi.

“Kita harus bertransformasi dari resource-based economy yang hanya mengeksploitasi bahan mentah menuju capability-based economy yang mengandalkan penguasaan teknologi dan inovasi bernilai tambah tinggi. Sumber daya alam harus kita posisikan sebagai input awal, bukan produk akhir,” kata Ari.

Kepala PRSIMB BRIN Nugroho Adi Sasongko mengatakan pemetaan diperlukan untuk mengetahui sejauh mana rumput laut telah diolah menjadi produk turunan bernilai tambah.

Indonesia saat ini memiliki 57 industri pengolahan rumput laut dengan kapasitas terpasang 197.650 ton bahan baku kering per tahun. Namun, sekitar 80 persen produk karagenan masih berupa produk setengah jadi. Produk hilir yang dapat dikembangkan antara lain karagenan, agar, alginat, pangan fungsional, farmasi, kosmetik, bioplastik, dan biostimulan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Jumlah Anggota DPRD Kemungkinan Turun

39 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Jumlah Anggota DPRD Kemungk...

Hudson: Supporter Stadion Utama GBK Sangat Fanatik

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Hudson: Supporter Stadion U...
Nasional
Makna Dibalik Peristiwa di ...
Luar Negeri
Trump Klaim Iran Hampir Men...
Megapolitan
516 Angkot Bogor Masih Dibu...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.