Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Awas Longsor dan Banjir Bandang, Potensi Hujan Lebat Hantam Cianjur Seminggu Ke Depan

📅 Senin, 05 Okt 2026, 17:05 WIB | Oleh:
Awas Longsor dan Banjir Bandang, Potensi Hujan Lebat Hantam Cianjur Seminggu Ke Depan Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

CIANJUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi akibat ancaman curah hujan sedang hingga lebat selama sepekan ke depan. 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cianjur Samudera Wira Purnama di Cianjur, Senin, mengatakan berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) potensi hujan akan terjadi satu pekan ke depan.

Informasi dari BMKG, dalam satu pekan ke depan fenomena atmosfer diprakirakan masih memengaruhi potensi pertumbuhan awan konvektif di sebagian wilayah Jabar pada awal pekan, namun peluang hujan cenderung menurun secara signifikan menjelang akhir pekan.

"Secara umum terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan sampai sedang hingga lebat disertai kilat disertai angin kencang dapat terjadi di sebagian besar wilayah Kabupaten Cianjur," katanya, Senin (5/10).

Hal itu, dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat, angin kencang, banjir, longsor, pergeseran tanah dan pohon tumbang di sejumlah wilayah karena sebagian besar wilayah Cianjur masuk zona merah tertinggi bencana alam di Jabar.

Masyarakat diminta meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu, termasuk di wilayah selatan Cianjur, di mana nelayan sejak beberapa pekan terakhir diminta tidak melaut untuk sementara waktu.

Hal itu, termasuk menyiagakan 360 relawan di setiap desa dan kelurahan guna melakukan pengawasan, pelaporan, dan tindakan cepat ketika terjadi bencana akibat curah hujan yang tinggi selama satu pekan ke depan.

"Kami meminta masyarakat tidak panik, namun tetap siaga dan waspada serta selalu memperbarui informasi cuaca dan mengikuti arahan serta protokol evakuasi dari pemerintah daerah ketika terjadi bencana," katanya.

Menjelang masuknya musim penghujan, pihaknya meminta masyarakat rutin melakukan gotong royong guna membersihkan lingkungan tempat tinggal dari sampah yang dapat menutup saluran air dan sungai sehingga dapat menyebabkan banjir.

"Kami juga meminta masyarakat jeli membaca tanda alam akan terjadi bencana, segera mengungsi ketika hujan lebat dengan intensitas lebih dari dua jam pada malam hari di wilayah rawan banjir dan longsor," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Kemenperin: Ekspor Mainan Indonesia Naik 8,2 Persen

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Kemenperin: Ekspor Mainan I...
Nasional
2.000 Siswa SMK Bakal Magan...
Advertisement
Data Center Jatiluhur Butuh Air 33 Juta Liter per Hari, PAM Jaya Diminta Waspada

Data Center Jatiluhur Butuh Air 33 Juta Liter per Hari, PAM Jaya Diminta Waspada

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.