Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung Dukung BPJS Ketenagakerjaan Dorong Ahli Waris Mandiri Secara Ekonomi

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 17:00 WIB | Oleh:

Yassierli menyebut Kementerian Ketenagakerjaan telah memiliki program tenaga kerja mandiri yang memberikan modal, pelatihan, serta pendampingan.

Program tersebut diharapkan tidak hanya melahirkan wirausaha baru, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lainnya.

Sedangkan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menjelaskan program Peka lahir dari evaluasi terhadap penyaluran manfaat jaminan sosial kepada peserta maupun ahli waris. Ia mencontohkan seorang ahli waris yang menerima santunan sekitar Rp281 juta setelah suaminya meninggal dunia akibat kecelakaan saat bekerja.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana santunan dalam jumlah besar dapat dikelola agar memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarga.

“Harapannya manfaat dan tabungan yang mereka terima jangan hanya menjadi konsumtif, tetapi benar-benar menjadi produktif dan insyaallah juga malah bisa membuka lapangan pekerjaan baru,” kata Saiful.

Program Peka sendiri mengusung pendekatan pelatihan, pendanaan, dan pemasaran. Para peserta diarahkan mengikuti pelatihan sesuai minat dan kebutuhan, kemudian memperoleh pendampingan untuk mengembangkan usaha serta mendapatkan akses pembiayaan lanjutan.

BPJS Ketenagakerjaan juga mendorong pemasaran produk peserta melalui ekosistem digital dan jaringan mitra.

Dengan demikian, peserta tidak hanya dibekali keterampilan, tetapi juga diarahkan agar mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Saiful menyampaikan program tersebut telah dipilotkan sejak 4 Juli 2026 dan saat ini dilaksanakan secara serentak di 37 provinsi pada 41 titik. Hingga pelaksanaan kegiatan di Bandung, tercatat 2.736 peserta telah mendapatkan pelatihan. Ia menargetkan setidaknya 10 persen peserta yang mengikuti program pada 2026 dapat mulai produktif dalam tiga hingga empat bulan ke depan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Lagi Gandrung, Semua Mau Dihilirisasi, Termasuk Rumput Laut

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Lagi Gandrung, Semua Mau Di...
Luar Negeri
Korea Utara Kembali Luncurk...
Daerah
Disdag Mataram: Pekan Ini P...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.