Desa-desa Hantu di Irak: ISIS Mengusir Warga, Kini Musuh Baru Mencegah Penduduk Pulang Kembali
📅 Rabu, 19 Agu 2026, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPerwakilan khusus PBB untuk Irak sebelumnya memperingatkan bahwa jika tren saat ini berlanjut, Irak hanya dapat memenuhi sekitar 15 persen kebutuhan airnya pada 2035.
Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) mencatat lebih dari 186.000 orang di Irak telah mengungsi akibat faktor yang berkaitan dengan perubahan iklim hingga September 2025.
Air Tanah Semakin Dalam
Di Desa Tal Jado'o, persoalan air terlihat dari perubahan kedalaman sumur yang digunakan warga.
Bahjat Othman Hasan berjalan di antara rumah-rumah yang rusak dan belum dibangun kembali. Sebelum perang, lebih dari 200 orang tinggal di desa tersebut. Kini jumlahnya sekitar 50 orang.
“Orang-orang tidak pergi karena mereka ingin. Mereka pergi karena mereka tidak bisa lagi tinggal di sini,” katanya.
Sebagian lahan pertanian di sekitar desa masih terkontaminasi ranjau darat dan amunisi yang belum meledak. Namun, warga juga menghadapi persoalan lain yang terjadi di bawah permukaan tanah.
Permukaan air tanah terus menurun. Hasan mengatakan warga harus menggali sumur lebih dalam untuk mendapatkan air.
“Bertahun-tahun yang lalu, Anda bisa menemukan air di kedalaman sekitar 10 meter. Saat ini, kita harus mengebor hingga kedalaman sekitar 25 meter. Setiap tahun biayanya semakin mahal,” ujarnya.
Kondisi tersebut membuat aktivitas pertanian semakin sulit dilakukan. Biaya untuk mendapatkan air meningkat, sementara hasil pertanian menghadapi tekanan akibat suhu tinggi dan kekeringan.
Desa yang Kehilangan Penduduk
Desa Al-Sajea menunjukkan kondisi yang lebih jauh. Sebelum perang, 37 keluarga tinggal di desa tersebut. Kini tidak ada lagi warga yang menetap.
Sebanyak 24 rumah yang masih berdiri mengalami kerusakan parah. Ruangan dan halaman rumah dipenuhi tanaman liar berduri yang tumbuh di antara bangunan dan lahan pertanian yang ditinggalkan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!