Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Viral Karhutla Bromo Kepung Resto, Pengunjung Panik Berhamburan di Tengah Asap Tebal

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 00:00 WIB | Oleh:
Viral Karhutla Bromo Kepung Resto, Pengunjung Panik Berhamburan di Tengah Asap Tebal Doc: Istimewa
Ket. Hingga kini, informasi mengenai kondisi terkini restoran dan seluruh pengunjung yang berada di lokasi masih menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak berwenang.

PROBOLINGGO — Suasana mencekam terjadi di kawasan wisata Gunung Bromo saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas hingga membuat area Resto Bromo Hillside dikepung asap tebal, Sabtu (12/9).

Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah orang berlarian meninggalkan area restoran. Kepulan asap terlihat menyelimuti kawasan, sementara kobaran api tampak berada tidak jauh dari area tersebut.

Video yang diunggah akun jawatimurpopuler menunjukkan, situasi itu membuat pengunjung panik. Mereka berupaya meninggalkan lokasi untuk menjauh dari kepungan asap dan kondisi kebakaran yang terus berkembang.

"Pak, pak," ujar salah seorang perempuan sambil berteriak dalam video itu saat berlari di selasar resto yang dipenuhi asap dan telah didekati api. 

Peristiwa tersebut terjadi ketika karhutla di kawasan Gunung Bromo kembali meluas. Kebakaran pertama kali terdeteksi pada Kamis (10/9) sekitar pukul 16.00 WIB di kawasan Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Tiupan angin kencang membuat api cepat merambat ke vegetasi kering dan meluas ke arah Lembah Watangan atau kawasan yang dikenal sebagai Bukit Teletubbies. Perkembangan berikutnya juga menunjukkan api merembet hingga kawasan Gunung Kursi.

Medan yang terjal dan lokasi titik api yang sulit dijangkau membuat pemadaman melalui jalur darat menghadapi kendala. Sedikitnya 10 titik api sempat terpantau di kawasan perbukitan di atas Lembah Watangan.

Untuk mempercepat penanganan, BPBD Jawa Timur mengerahkan helikopter PK-DAP untuk melakukan operasi water bombing sejak Jumat (11/9).

Helikopter tersebut memiliki kapasitas bucket 1.000 liter dan mengambil air dari Ranu Pani, Senduro, Lumajang. Hingga pukul 12.00 WIB pada Jumat, water bombing telah dilakukan sebanyak 17 kali dengan total sekitar 17.000 liter air yang dijatuhkan ke sejumlah titik kebakaran.

Namun, operasi pemadaman udara juga menghadapi kendala. Kabut dan asap tebal di lokasi membuat penerbangan harus dihentikan sementara demi keselamatan pilot.

Bromo Ditutup Total

Melihat kondisi kebakaran yang terus meluas, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) akhirnya menutup seluruh akses kunjungan wisata Gunung Bromo mulai Sabtu (12/9).

Penutupan dilakukan untuk mendukung efektivitas penanganan dan pemadaman kebakaran sekaligus memastikan keamanan dan keselamatan wisatawan.

Kepala BB TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha menyebut penutupan berlaku sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Wisatawan yang telah membeli tiket untuk periode penutupan juga disiapkan mekanisme reschedule atau refund.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.