Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Para Pemimpin BRICS Serukan Upaya Lebih Besar Penyelesaian Konflik Dunia

📅 Minggu, 13 Sep 2026, 09:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Para Pemimpin BRICS Serukan Upaya Lebih Besar Penyelesaian Konflik Dunia Doc: PBS/India's Press Bureau
Ket. Para pemimpin berfoto selama KTT BRICS di New Delhi, India, pada 12 September 2026.

NEW DELHI - Para pemimpin BRICS pada hari Sabtu (12/9), menyerukan upaya lebih besar untuk mencegah dan menyelesaikan konflik secara damai di tengah perang di Iran dan Ukraina, serta menolak pemindahan paksa warga Palestina dari Jalur Gaza.

Seruan itu tercantum dalam Deklarasi New Delhi yang disepakati secara bulat pada hari pertama KTT BRICS yang berlangsung selama dua hari di ibu kota India itu.

Para pemimpin BRICS tersebut menyatakan keprihatinan mendalam atas kekerasan yang terus berlangsung di Gaza meski kesepakatan gencatan senjata Oktober 2025 telah diberlakukan, serta menyerukan penghentian setiap kebijakan yang bertujuan memindahkan warga Palestina secara paksa dari Jalur Gaza.

Deklarasi itu juga menyatakan keprihatinan terhadap pengaturan yang dapat mengurangi hak-hak rakyat Palestina yang tidak dapat dicabut serta melegitimasi atau memperpanjang pendudukan.

“Kami menegaskan kembali bahwa penyelesaian yang adil dan langgeng atas konflik Israel-Palestina hanya dapat dicapai melalui cara-cara damai dan bergantung pada pemenuhan hak-hak sah rakyat Palestina, termasuk hak untuk menentukan nasib sendiri dan kembali,” demikian isi deklarasi tersebut.

BRICS juga menolak setiap tindakan sepihak yang berupaya mengubah status hukum dan sejarah Yerusalem yang diduduki.

“Kami menyerukan penghormatan penuh terhadap kesucian seluruh situs keagamaan dan tempat suci di kota tersebut serta hak semua orang untuk mengakses dan menjalankan ritual keagamaan tanpa hambatan,” demikian isi deklarasi itu.

Sementara itu, terkait situasi di Lebanon, blok tersebut mengecam serangan terhadap fasilitas dan personel Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIFIL) yang bertugas di wilayah itu, dengan menegaskan bahwa serangan semacam itu merupakan pelanggaran hukum internasional.

Menyoroti “konteks global saat ini yang ditandai polarisasi dan ketidakpercayaan”, anggota BRICS menyerukan masyarakat internasional merespons tantangan dan ancaman keamanan melalui “langkah-langkah politik-diplomatik untuk mengurangi potensi konflik.”

Blok itu juga menekankan perlunya terlibat dalam upaya pencegahan konflik, termasuk dengan menangani akar penyebabnya.

“Kami mendorong peran aktif organisasi regional dalam pencegahan dan penyelesaian konflik serta mendukung semua upaya yang berkontribusi pada penyelesaian krisis secara damai,” bunyi isi deklarasi tersebut.

Pernyataan bersama itu juga menyatakan keprihatinan blok tersebut atas meningkatnya risiko konflik nuklir dan menyerukan perlucutan senjata, pengendalian senjata, serta nonproliferasi.

Deklarasi tersebut menyatakan keprihatinan yang serius atas serangan yang disengaja terhadap infrastruktur sipil dan fasilitas nuklir untuk tujuan damai.

“Pengamanan, keselamatan, dan keamanan nuklir harus selalu dijunjung, termasuk dalam konflik bersenjata, untuk melindungi manusia dan lingkungan dari bahaya,” demikian isi deklarasi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.