Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Tidak Perpanjang Batas Waktu 60 Hari Kesepakatan dengan Iran

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 11:42 WIB | Oleh:

Trump mengkritik Korea Selatan, yang menurutnya sedang "dilindungi" dari Korea Utara, karena tidak mendukung AS dalam masalah Iran.

Presiden AS Trump menyatakan mereka telah menghabiskan miliaran dollar untuk membela Korea Selatan dari Korea Utara, tetapi ia merasa kesal karena Korea Selatan menolak untuk mendukung mereka dalam perang melawan Iran.

Setelah konferensi pers di Ruang Oval, Presiden AS Trump mengomentari pernyataan-pernyataannya baru-baru ini mengenai Korea Selatan.

Trump berpendapat bahwa selama bertahun-tahun mereka telah menghabiskan miliaran dollar secara militer untuk melindungi Korea Selatan dari Korea Utara, tetapi tidak menerima imbalan apa pun.

"Kita menghabiskan miliaran dollar untuk melindungi Korea Selatan, begitu pula NATO, kita menghabiskan ratusan miliar dollar untuk melindungi Eropa dari Russia," kata Trump. Ketika ia menghubungi pemimpin Korea Selatan untuk meminta dukungan bagi AS dalam perang melawan Iran, ia menerima jawaban "Tidak".

"Saya berkata, 'Tunggu sebentar. Kita punya 29.000 pasukan di sana yang melindungi Anda dari tetangga Anda, Kim Jong-un, tetapi Anda tidak mau membantu kami dalam operasi militer yang sangat mudah di Iran? Itu sangat aneh,'" kata Trump, mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap Seoul.

Kim Jong-un 

Trump, yang menyatakan bahwa ia memiliki hubungan baik dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan bahwa Kim menghormatinya, mengatakan, "Saya memahaminya, dan dia memahami saya. Dia tidak menyukai banyak orang; dia tidak menyukai Biden atau Obama, tetapi dia memiliki hubungan baik dengan saya."

Selama masa kepresidenannya, Trump membela keputusannya mengurangi latihan militer gabungan dengan Korea Selatan dengan menyiratkan bahwa Korea Utara tidak menimbulkan "ancaman besar" bagi Korea Selatan.

Dalam sebuah pernyataan kemarin, Presiden AS Trump mengumumkan telah memerintahkan pengurangan "signifikan" dalam latihan militer gabungan dengan Korea Selatan, dengan alasan biaya yang tinggi dan hubungannya yang baik dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

80 Perusahaan Bekerja Sama PAL Jaya

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
80 Perusahaan Bekerja Sama ...

Daerah-daerah Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Daerah-daerah Siaga Kebakar...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.