Pemprov DKI dan Operator Transportasi Perkuat Tanggap Darurat Jakarta
📅 Selasa, 18 Agu 2026, 16:10 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohSaat ini, integrasi transportasi publik Jakarta telah didukung 74 titik fasilitas antarmoda yang menghubungkan berbagai layanan berbasis jalan dan rel. Fasilitas tersebut terdiri atas 43 titik KRL, 12 titik LRT Jabodebek, 13 titik MRT Jakarta, dan enam titik LRT Jakarta.
Besarnya jaringan transportasi tersebut sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat menggunakan angkutan umum. Sepanjang Triwulan II 2026, tercatat sekitar 230 juta perjalanan masyarakat menggunakan berbagai moda transportasi publik, dengan Transjakarta melayani sekitar 1,5 juta pelanggan per hari dan KCI sekitar 1,2 juta perjalanan per hari.
Tingginya jumlah perjalanan membuat kesiapsiagaan lintas operator menjadi kebutuhan penting dalam menjaga kelancaran mobilitas warga. Gangguan pada satu moda berpotensi memengaruhi perjalanan masyarakat secara luas apabila tidak segera diikuti dengan informasi dan alternatif perjalanan yang memadai.
Melalui MoU tersebut, Pemprov DKI bersama para operator akan memperkuat pertukaran informasi, menyiapkan rute alternatif, serta meningkatkan kesiapan bersama dalam menghadapi berbagai kondisi gangguan. Pengembangan pusat kendali terintegrasi diharapkan menjadi langkah lanjutan untuk mempercepat respons sekaligus menjaga keberlanjutan layanan transportasi publik Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!