Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung Targetkan Bisa Olah Sampah 300 Ton per Hari di TPSOS Gedebage

📅 Selasa, 18 Agu 2026, 14:46 WIB | Oleh:

Pemerintah Kota Bandung akan diwakili Badan Layanan Umum (BLU) dalam pengelolaan aspek bisnis, sementara kerja sama dengan Danantara akan dituangkan melalui nota kesepahaman (MoU) dan dilanjutkan dengan kontrak kerja sama.

Rencananya, penandatanganan MoU kerja sama akan dilakukan dalam waktu dekat.

Wali Kota Farhan juga mengungkapkan, teknologi pengolahan sampah yang akan dikembangkan diarahkan menghasilkan material padat, termasuk konsep pengolahan Refuse Derived Fuel (RDF) yang dipadatkan.

Teknologi tersebut masih akan dibuktikan secara langsung melalui penerapan di lapangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, Darto, mengatakan pengembangan fasilitas di Gedebage merupakan tindak lanjut komunikasi sebelumnya antara Wali Kota Bandung dengan pihak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Danantara.

Lokasi tersebut telah ditetapkan sebagai kandidat utama untuk penerapan teknologi baru pengolahan sampah dengan kapasitas sekitar 300 ton per hari.

"Tadi sudah ditunjuk langsung, dicek langsung kondisi tanahnya dan seterusnya dan rasanya layak dilanjutkan," kata Darto.

Menurut Darto, teknologi yang akan diterapkan masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut. Salah satu konsep yang dibicarakan adalah RDF yang dipadatkan sehingga menghasilkan material berbentuk briket.

Tahapan selanjutnya akan mencakup penandatanganan MoU, Perjanjian Kerja Sama (PKS), serta penyusunan proses bisnis.

Pengembangan fasilitas berkapasitas 300 ton per hari tersebut diharapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah Kota Bandung.

Selain mengurangi beban sampah, Pemkot Bandung memastikan transformasi teknologi tetap memberikan manfaat bagi masyarakat yang selama ini terlibat langsung dalam pengelolaan sampah di TPSOS Gedebage. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Pemkot Bandung Selidiki Kas...
Luar Negeri
AS Akhirnya Luluh dan Tunda...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Miris, Lima Atlet Panjat Tebing jadi Korban Pelecehan Seksual Pelatih

Miris, Lima Atlet Panjat Tebing jadi Korban Pelecehan Seksual Pelatih

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.