Bukan Asal Hitung! Tujuh Dikurangi Tiga, Target Emas dari Nomor yang Tak Dipertandingkan
📅 Jumat, 14 Agu 2026, 17:41 WIB | Oleh: OpikAnggaran dapat ditambah. Waktu yang sudah lewat tidak.
Masalahnya, cerita semacam ini terasa terlalu akrab.
Indonesia sebenarnya tidak kekurangan gagasan untuk membenahi olahraga.
Ada Desain Besar Olahraga Nasional. Sekarang Manajemen Talenta Nasional bidang olahraga sedang disinkronkan dengannya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ada keinginan memperbaiki data atlet, menyambungkan kompetisi pelajar dan mahasiswa, memperkuat sport science, memperjelas perjalanan karier atlet, hingga membuat pendanaan makin berbasis target dan indikator kinerja.
Pemerintah juga mulai mendorong pelatnas jangka panjang melalui sistem multiyears agar persiapan atlet tidak lagi terputus oleh pergantian tahun anggaran.
Semua terdengar masuk akal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bahkan terasa seperti jawaban atas banyak masalah lama olahraga Indonesia.
Persoalannya kemudian bukan lagi apakah Indonesia mempunyai rencana.
Pertanyaannya adalah: Apakah rencana itu akan bertahan cukup lama untuk menghasilkan juara?
Inilah tantangan yang lebih besar.
Proses bertahun-tahun
Olahraga prestasi tidak mengenal hasil instan. Atlet yang berdiri di podium hari ini dibentuk oleh proses bertahun-tahun sebelumnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!