Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Sumedang Perkuat Sentra Mangga, Produksi Petani Ditargetkan Makin Melimpah

2 Selasa, 07 Jul 2026, 15:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Sumedang Perkuat Sentra Mangga, Produksi Petani Ditargetkan Makin Melimpah Pemkab Sumedang Perkuat Sentra Mangga, Produksi Petani Ditargetkan Makin Melimpah Doc: ANTARA/Ilham Nugraha.
Ket. Pedagang melayani pembeli di kios buah dengan tumpukan mangga gedong gincu di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

SUMEDANG – Peningkatan nilai ekonomi hasil pertanian menjadi kunci untuk memperkuat kesejahteraan petani sekaligus meningkatkan daya saing sektor pertanian.

Upaya ini dapat ditempuh melalui pengolahan pascapanen, hilirisasi, penguatan akses pasar, serta pemanfaatan teknologi yang mampu menghasilkan produk bernilai tambah lebih tinggi.

Dengan strategi tersebut, sektor pertanian tidak hanya berperan sebagai penyedia bahan baku, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, pencipta lapangan kerja, dan penopang ketahanan pangan nasional.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Jawa Barat, mengembangkan sentra komoditas mangga dan tembakau melalui penyaluran bantuan sarana produksi kepada kelompok tani sebagai upaya meningkatkan produktivitas sekaligus nilai ekonomi hasil pertanian.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Sumedang, Selasa (7/7), mengatakan bahwa pengembangan komoditas unggulan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat sektor pertanian yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan petani.

"Pengembangan komoditas unggulan harus memberi nilai tambah bagi petani, baik melalui peningkatan produksi maupun kualitas hasil panen," katanya di agenda panen raya Desa Tolengas, Kecamatan Tomo.

Ia mengatakan pemerintah daerah terus menyalurkan dukungan berupa sarana produksi agar petani mampu mengembangkan komoditas yang memiliki potensi ekonomi tinggi sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing.

"Pemerintah daerah terus menyalurkan dukungan berupa sarana produksi agar petani mampu mengembangkan komoditas yang memiliki potensi ekonomi tinggi sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing," ujarnya.

Dirinya menyebut Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Program Pengembangan Klaster Mangga dalam Proyek Pengembangan Hortikultura di Lahan Kering (HDDAP) telah menyalurkan bantuan kepada Gapoktan Tani Mukti di Desa Jembarwangi.

Bantuan tersebut berupa 780 bibit pohon mangga dan 366,687 kilogram pupuk untuk memperkuat pengembangan sentra mangga di Kecamatan Tomo.

Program HDDAP di Sumedang sendiri telah mengembangkan sentra mangga seluas 363,8 hektare yang tersebar di Kecamatan Jatigede seluas 280,91 hektare, Tomo 48,89 hektare, dan Ujungjaya 34 hektare.

Pengembangan tersebut menciptakan produksi mangga gedong gincu Sumedang mencapai sekitar 74 ribu ton per tahun sehingga menjadi salah satu sentra produksi mangga unggulan di Jawa Barat.

"Kami berharap bantuan sarana produksi ini dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas, kualitas komoditas, dan pendapatan petani sehingga sektor pertanian dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian daerah," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Sumedang menyalurkan bantuan pupuk Natrium Fosfor Kalium (NPK) untuk komoditas tembakau kepada Kelompok Tani Cibeusi di Desa Darmawangi dan Kelompok Tani Jembar Mulia di Desa Jembarwangi guna mendukung peningkatan produksi.

Komoditas tembakau sendiri menjadi salah satu unggulan subsektor perkebunan di Kabupaten Sumedang dengan luas areal tanam sekitar 2.500 hektare yang tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Tomo, Ujungjaya, Jatigede, Tanjungsari dan Sukasari.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang, produksi daun tembakau daerah itu mencapai sekitar 21 ribu ton per tahun sehingga menjadikan Sumedang sebagai salah satu sentra penghasil tembakau di Jawa Barat sekaligus daerah penerima Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Dua Tahun Lalu Alvin Tedjo,...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.