Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Target Sampah Nasional 2029, ADUPI, IDCTA dan ESGIN Bangun Infrastruktur Digital Industri Daur Ulang

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 19:18 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Kolaborasi ini mempertemukan 3 kekuatan utama:

1. ADUPI: Menghubungkan ekosistem industri daur ulang, recycler, collector, bank sampah, dan mengidentifikasi lokasi pilot project.

2. ESGIN: Membangun infrastruktur digital melalui Digital MRV, material traceability, digital verification, ESG data management, dan dashboard monitoring.

3. IDCTA: Memperkuat carbon market readiness, carbon accounting, market integrity, dan jaringan pasar nasional-internasional.

Sinergi ini diharapkan menjembatani aktivitas daur ulang di lapangan dengan kebutuhan pemerintah, korporasi, investor, dan environmental market terhadap data lingkungan yang kredibel.

Jaga Integritas Plastic Credit dan Carbon Credit

Para pihak menegaskan prinsip environmental integrity sebagai kunci. Plastic Credit dan Carbon Credit adalah dua instrumen berbeda. Aktivitas daur ulang tidak otomatis menghasilkan kredit lingkungan.

Setiap penerbitan klaim harus memenuhi metodologi, standar, validasi, verifikasi, dan registrasi. Hal ini untuk mencegah double counting, overclaiming, dan greenwashing.

Karena itu, fokus awal ditempatkan pada pembangunan fondasi: baseline, traceability, Digital MRV, dan verified environmental data sebelum masuk ke mekanisme environmental market.

Perkuat Posisi Indonesia di Circular Economy ASEAN

Penandatanganan MoU ini sejalan dengan tema ASEAN Recycling Summit 2026: “Towards a Circular ASEAN: Strengthening Policies, Innovation, and Trade in Recycling”. 

Riza Suarga selaku Chairman IDCTA menerangkan, dengan infrastruktur digital ini, aktivitas masyarakat dan bank sampah dapat terhubung langsung ke collector, perusahaan daur ulang, manufaktur, hingga brand owner. "Data dari rantai tersebut akan mendukung kebutuhan pemerintah, environmental market, lembaga keuangan, dan green finance secara lebih transparan,"ucap dia

Penandatanganan MoU merupakan tahap awal. Implementasi proyek, investasi, teknologi, kepemilikan data, environmental attributes, dan benefit sharing akan diatur lebih lanjut dalam perjanjian tersendiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Panama Umumkan Status Darurat Pascagempa Dahsyat

37 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Panama Umumkan Status Darur...
Daerah
Enam Perusahaan Dicurigai T...
Daerah
Puluhan Ribu Warga Sumsel D...
Daerah
Pembayaran Parkir Gunakan Q...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.