Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trailer Terbaru The Terminal List Season 2: James Reece Memburu Konspirasi dari Moskow hingga Langley

25 Jumat, 21 Agu 2026, 00:03 WIB | Oleh:
Trailer Terbaru The Terminal List Season 2: James Reece Memburu Konspirasi dari Moskow hingga Langley Trailer Terbaru The Terminal List Season 2: James Reece Memburu Konspirasi dari Moskow hingga Langley Doc: Istimewa
Ket. Musim kedua membawa Reece ke medan yang jauh lebih luas. Ceritanya berkembang menjadi thriller spionase internasional dengan operasi yang membentang dari Afrika hingga Eropa dan Timur Tengah.

James Reece kembali dengan misi yang berbeda. Prime Video merilis trailer pertama musim kedua The Terminal List, memperlihatkan karakter yang diperankan Chris Pratt berusaha mencari tujuan baru setelah membalaskan kematian orang-orang terdekatnya pada musim pertama.

Jika musim pertama lebih banyak bergerak sebagai thriller balas dendam dan konspirasi militer, musim kedua membawa Reece ke medan yang jauh lebih luas. Ceritanya berkembang menjadi thriller spionase internasional dengan operasi yang membentang dari Afrika hingga Eropa dan Timur Tengah.

Trailer dibuka dengan narasi yang menggambarkan masa lalu Reece sebagai Navy SEAL yang pernah menjalani karier dengan memburu dan membunuh teroris.

“Dia mungkin persis seperti yang kita butuhkan untuk pertempuran ini,” demikian narasi dalam trailer.

Kalimat tersebut menjadi petunjuk bahwa Reece kini tidak lagi sekadar menjadi buronan. Kemampuan tempurnya justru kembali dibutuhkan untuk menghadapi ancaman yang lebih besar.

Musim kedua diadaptasi dari novel kedua karya Jack Carr, True Believer. Namun, serial ini tidak akan mengikuti buku tersebut secara mentah. Carr sebelumnya mengungkapkan bahwa adaptasi televisi melakukan sejumlah perubahan signifikan dibandingkan novel karena perkembangan peristiwa dunia nyata serta kebutuhan produksi serial.

Dalam cerita musim kedua, Reece mendapatkan kesempatan untuk kembali menjalani kehidupan setelah memperoleh pengampunan presiden dengan imbalan membantu menggagalkan sebuah rencana teror. Namun, misi tersebut justru membawanya ke jaringan konspirasi internasional yang berkaitan dengan masa lalu dan sejarah keluarganya.

Trailer juga menunjukkan perubahan fisik Reece. Pratt tampil dengan rambut panjang dan janggut lebat dalam sejumlah adegan, menggambarkan kondisi karakter yang semakin terasing dan keras setelah berbagai peristiwa yang dialaminya.

Perubahan tersebut bukan sekadar penampilan. Musim kedua tampaknya akan mengeksplorasi kondisi psikologis Reece setelah ia menyelesaikan daftar targetnya. Ia harus mencari alasan baru untuk bertarung ketika kehidupan lamanya sebagai pemburu mulai ditinggalkan.

Skala ceritanya juga meningkat. Jika musim pertama berpusat pada konspirasi yang menyebabkan peleton Reece disergap dan keluarganya terbunuh, musim kedua membawa konflik menuju jaringan spionase lintas negara.

Konspirasi dalam cerita disebut menjangkau Moskow hingga Langley dan memiliki kaitan dengan sejarah keluarga Reece. Dengan demikian, konflik personal dan operasi intelijen kembali bertemu dalam satu cerita.

Sejumlah pemain lama kembali, termasuk Tom Hopper sebagai Raife Hastings, Constance Wu sebagai Katie Buranek, Dar Salim sebagai Mohammed Farooq dan Luke Hemsworth sebagai Jules Landry.

Musim kedua juga memperluas jajaran pemain dengan kehadiran Gabriel Luna sebagai Freddy Strain, serta Costa Ronin, Olga Kurylenko, Yul Vazquez, Arnold Vosloo, Jeremy Bobb, Martin Sensmeier dan Shiraz Tzarfati.

Kehadiran Taylor Kitsch sebagai Ben Edwards juga menjadi bagian penting dari kesinambungan cerita The Terminal List. Sebelumnya, karakter tersebut menjadi pusat serial prekuel The Terminal List: Dark Wolf, yang memperlihatkan perjalanan Ben Edwards dari Navy SEAL menuju operasi paramiliter CIA.

Jeda antara musim pertama dan kedua memang sangat panjang. Musim pertama tayang pada 2022, sedangkan musim kedua baru akan hadir pada 2026. Jeda tersebut membuat musim kedua menjadi salah satu serial Prime Video yang paling lama ditunggu penggemarnya.

Dari trailer, musim kedua tampak mempertahankan ciri khas The Terminal List: operasi militer, baku tembak, konspirasi dan karakter utama yang bergerak di wilayah abu-abu antara tugas negara dan kepentingan pribadi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Wakil Wali Kota Bekasi Duku...

Karhutla Gunung Ciremai Mulai Terkendali

52 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Karhutla Gunung Ciremai Mul...

TPA Rawa Kucing Terbakar Lagi

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
TPA Rawa Kucing Terbakar Lagi
Nasional
BMKG: Siklon Champi Ubah Ar...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.