Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Stok Beras Bulog Lebak dan Pandeglang Melimpah hingga 25 Ribu Ton 

📅 Minggu, 12 Jul 2026, 11:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Stok Beras Bulog Lebak dan Pandeglang Melimpah hingga 25 Ribu Ton  Doc: ANTARA
Ket. Kepala Perum Bulog Cabang Lebak dan Pandeglang Muhammad Syaukani.

LEBAK– Stok beras Perum Bulog Lebak dan Pandeglang melimpah hingga 25 ribu ton, sehingga relatif aman dan mencukupi untuk kebutuhan konsumsi masyarakat di dua daerah iNI.

‎"Kita hingga kini masih melakukan penyerapan gabah di sejumlah daerah yang memasuki musim panen," kata Kepala Perum Bulog Cabang Lebak dan Pandeglang Muhammad Syaukani, di Lebak, Banten, Minggu (12/7).

‎Stok beras yang ada di gudang Bulog Lebak dan Pandeglang dari hasil panen petani, sehingga dapat memenuhi cadangan beras pemerintah (CBP) untuk pendistribusian bantuan pangan, serta Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

‎Pendistribusian pangan yang digulirkan Badan Pangan Nasional (Bapanas) akan disalurkan akhir Juli hingga Desember 2026 mendatang.

‎Adapun beras SPHP dijual ke toko, pasar tradisional, Gerakan Pangan Murah (GPM) instansi TNI, Polri, Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Rumah Pangan Kita (RPK), dan lainnya.

‎Namun, persyaratan mendapatkan beras SPHP dari Bulog itu, di antaranya KTP, NPWP, NIB, dan toko dilengkapi visual.

‎"Kami menjamin persediaan beras melimpah dan relatif aman untuk kebutuhan konsumsi masyarakat," katanya menjelaskan.

‎Menurut dia, saat ini, persediaan beras Bulog dipasok dari petani Lebak dan Pandeglang sejak 2025 hingga 2026 mampu berswasembada pangan dan tidak impor dari luar negeri.

‎Kualitas dan mutu beras dari petani lokal cukup baik, sehingga menjadi rebutan pedagang besar dari Jakarta dan Jawa Barat.

‎Penyerapan gabah kering pungut (GKP) dari petani hingga Juni 2026 mencapai 40.000 ton atau atau melebihi target 103 persen dari 37.500 ton.

‎Karena itu, pihaknya memastikan persediaan beras melimpah di tengah menghadapi musim kemarau atau El Nino, terlebih panen di sejumlah daerah masih berlangsung.

‎"Kita hingga kini terus mengoptimalkan penyerapan gabah dan beras hingga akhir tahun," katanya menjelaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Penonton Konser The Weeknd ...
Daerah
Sulsel Dorong Toraja Utara ...
Advertisement
Mengejutkan, Yunani Cetak Sejarah dengan Permalukan Jerman 1-0

Mengejutkan, Yunani Cetak Sejarah dengan Permalukan Jerman 1-0

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.