Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rakernas APEKSI XVIII Hasilkan 10 Rekomendasi, Wali Kota Minta Pemerintah Pusat Perkuat Dukungan ke Daerah

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 06:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rakernas APEKSI XVIII Hasilkan 10 Rekomendasi, Wali Kota Minta Pemerintah Pusat Perkuat Dukungan ke Daerah Doc: Antara
Ket. Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia Eri Cahyadi pada temu pers usai Penutupan Rakernas APEKSI ke-XVIII di Medan, Kamis.

Medan - Pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang dilaksanakan di Kota Medan menghasilkan 10 rekomendasi yang akan disampaikan ke pemerintah pusat.

Ketua Umum APEKSI Eri Cahyadi mengatakan rekomendasi tersebut merupakan hasil kesepakatan seluruh peserta terkait pembangunan daerah di wilayah masing-masing.

"Dengan harapan, dengan kekurangan-kekurangan yang ada yang ada di setiap kota, rekomendasi ini untuk menyampaikan solusinya," ujar Eri dalam temu pers usai Penutupan Rakernas APEKSI di Medan, Kamis (2/7).

Eri mengatakan 10 rekomendasi hasil kegiatan nasional tersebut yakni penguatan kapasitas fiskal dan reformasi hubungan keuangan pemerintah pusat dan daerah; penataan kebijakan aparatur sipil negara pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja; fleksilibitas belanja daerah.

Selanjutnya, kata dia, terkait penguatan tata program strategis nasional dan percepatan infrastruktur dan konektivitas wilayah; transformasi tata kelola pemerintahan dan digitalisasi layanan publik.

"Keenam, kami juga merekomendasikan terkait penguatan ketahanan lingkungan dan kota berkelanjutan, dan ketujuh tentang penguatan ekonomi lokal dan pembangunan inklusif," kata dia.

Selain itu, Eri menambahkan wali kota seluruh Indonesia merekomendasi terkait penguatan tata ruang kerja sama daerah pembangunan kewilayahan dan rekomendasi tentang advokasi hukum dan mitigasi.

"Dan terakhir terkait tentang tentang pelibatan anak muda setiap kegiatan nasional, di setiap kegiatan APEKSI anak muda se Indonesia," kata dia.

Ia berharap rekomendasi dari wali kota seluruh Indonesia tersebut dapat diakomodir pemerintah pusat demi mengoptimalkan program-program nasional di wilayah masing-masing.

"Nanti kita sampaikan rekomendasi itu ke pemerintah pusat termasuk dengan kementerian-kementerian," ujarnya,

Rakernas XVIII APEKSI di Kota Medan yang berlangsung pada 1Juli-2 Juli 2026 ditutup Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Penonton Konser The Weeknd ...
Daerah
Sulsel Dorong Toraja Utara ...
Advertisement
Mengejutkan, Yunani Cetak Sejarah dengan Permalukan Jerman 1-0

Mengejutkan, Yunani Cetak Sejarah dengan Permalukan Jerman 1-0

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.