Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

10.000 Siswa Madrasah Aliyah Swasta di Banten Dapat Program Sekolah Gratis

📅 Senin, 22 Jun 2026, 12:50 WIB | Oleh:
10.000 Siswa Madrasah Aliyah Swasta di Banten Dapat Program Sekolah Gratis Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Banten Andra Soni (tengah) meninjau pelaksanaan SPMB di SMAN 1 Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Senin (22/6).

Pemerintah Provinsi Banten menggratiskan 10.000 siswa dan siswi madrasah aliah (MA) swasta guna membuka akses pendidikan yang seluas-luasnya di daerah setempat.

"Kita tahun ini memprogramkan gratis untuk sekolah MA swasta sebanyak 10.000 siswa siswi itu," kata Gubernur Banten Andra Soni saat meninjau pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMAN 1 Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Senin.

Pemerintah Banten kini membuka akses pendidikan seluas-luasnya agar anak -anak mendapatkan pendidikan yang baik dan berkeadilan.

Ia menjelaskan pendidikan sebagai kebutuhan penting untuk kehidupan karena dapat mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.

Oleh karena itu, Pemprov Banten memprogramkan sekolah gratis agar tidak ada lagi anak-anak di daerah itu putus sekolah.

Saat ini, Pemprov Banten menjalin kerja sama dengan 801 sekolah swasta tingkat SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) untuk program sekolah gratis dengan sasaran penerima manfaat mencapai 60.705 siswa.

Ia mengatakan sekolah gratis sudah berjalan sejak 2025, sedangkan tahun ini menambah kuota 10.000 siswa dan siswi MA swasta.

"Kami berharap program sekolah gratis ini bisa dikawal dengan sebaik-baiknya," kata Andra Soni.

Menurut dia, pelaksanaan SPMB di Provinsi Banten secara umum berjalan baik, termasuk di SMAN 1 Rangkasbitung.

Ia meminta masyarakat melapor jika terjadi kecurangan-kecurangan dalam proses SPMB.

"Kita berharap pelaksanaan SPMB di Banten objektif, transparan, dan berkeadilan," katanya.

Pelaksana Tugas Kepala SMAN 1 Rangkasbitung Heri Fasa mengatakan pelaksanaan SPMB di sekolah itu berjalan baik dan transparan mulai dari persyaratan domisili, wilayah, afirmasi, akademisi, dan non-akademisi.

"Kita menerima tahun ajaran 2026/2027 sebanyak 214 siswa siswi," kata dia.

Sejumlah masyarakat Rangkasbitung mengapresiasi Gubernur Banten menggratiskan 10.000 siswa dan siswi MA swasta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Luar Negeri
Kemlu RI Pantau Keamanan WN...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.