Biaya Umrah Bisa Dicicil hingga 24 Bulan dengan Skema Syariah
📅 Senin, 10 Agu 2026, 18:55 WIB | Oleh: Haryo BronoMelalui layanan baru tersebut, pengguna di Malaysia dapat melakukan sejumlah tahapan perencanaan perjalanan dalam satu ekosistem digital, mulai dari memilih paket perjalanan hingga mengajukan fasilitas pembiayaan.
Menurut data yang disampaikan perusahaan, jumlah penduduk Muslim di Malaysia mencapai sekitar 22 juta orang atau sekitar 65 persen dari populasi negara tersebut. Kondisi itu menjadi salah satu faktor yang mendorong pengembangan layanan keuangan digital yang secara khusus menyesuaikan kebutuhan masyarakat Muslim.
Di Malaysia, sebagian besar jamaah umrah disebut berada pada kelompok usia 30–50 tahun dan banyak di antaranya merupakan bagian dari keluarga dengan dua hingga lima anggota. Bagi kelompok tersebut, biaya umrah umumnya telah dipersiapkan melalui tabungan, sehingga fasilitas pembayaran bertahap dapat menjadi alternatif ketika terdapat kebutuhan untuk mengatur kembali arus kas.
Penekanan pada Kemampuan Membayar
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski menawarkan pembayaran secara bertahap, pembiayaan umrah tetap membawa konsekuensi berupa kewajiban pembayaran dalam periode tertentu. Karena itu, kemampuan finansial calon nasabah menjadi salah satu aspek penting dalam penggunaan layanan.
Bettr menyatakan menggunakan model penilaian risiko kredit yang memperhatikan privasi dan keamanan data pengguna untuk mengevaluasi kemampuan pembayaran pemohon.
Pendekatan tersebut juga disebut memungkinkan layanan menjangkau kelompok yang memiliki pola pendapatan berbeda, termasuk pekerja lepas dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sebaiknya Anda baca juga:
Nafees Khundker, Group Managing Director dan CEO Muslim Pro, mengatakan kerja sama tersebut dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pengguna yang memanfaatkan platform Muslim Pro untuk merencanakan perjalanan umrah. Menurut dia, solusi pembiayaan tersebut dirancang dengan mempertimbangkan prinsip syariah serta aspek kepercayaan dan perlindungan privasi pengguna.
“Jutaan muslim mengandalkan Muslim Pro setiap hari untuk memandu keseharian. Kini, semakin banyak pula yang memanfaatkan platform kami untuk merencanakan umrah,” ujar dia melalui keterangan tertulis pada hari Senin (10/8).
“Kami bangga bisa bekerja sama dengan Bettr untuk menghadirkan solusi pembiayaan syariah yang bertanggung jawab, sehingga individu dan keluarga di Malaysia bisa lebih percaya diri dalam merencanakan umrah. Solusi ini berlandaskan kepercayaan, perlindungan privasi, dan kepedulian yang selama ini menjadi komitmen kami bagi umat muslim," tambahnya.
Sementara itu, Quan Yu, General Manager of Bettr Credit sekaligus Senior Vice President Ant International, mengatakan teknologi dapat digunakan untuk memperluas akses terhadap layanan keuangan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Ia menyebut kerja sama dengan platform digital seperti Muslim Pro menjadi salah satu upaya untuk memperluas akses terhadap produk keuangan berbasis syariah. Dengan hadirnya fasilitas tersebut, perencanaan umrah di Malaysia kini tidak hanya berkembang melalui digitalisasi pemilihan paket perjalanan, tetapi juga mulai terintegrasi dengan layanan pembiayaan.
Bagi calon jamaah, fleksibilitas pembayaran dapat menjadi pilihan tambahan, dengan catatan keputusan mengambil pembiayaan tetap disesuaikan dengan kemampuan finansial dan kewajiban keluarga masing-masing.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!