Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ning Lia: Jatim Juara Umum LKS Nasional Empat Kali Berturut-turut Bukti Konsistensi Gubernur Khofifah Bangun Ekosistem Pendidikan

📅 Senin, 03 Agu 2026, 00:00 WIB | Oleh:
Ning Lia: Jatim Juara Umum LKS Nasional Empat Kali Berturut-turut Bukti Konsistensi Gubernur Khofifah Bangun Ekosistem Pendidikan Doc: Istimewa
Ket. Anggota Komite III DPD RI, Lia Istifhama, dan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

SURABAYA – Keberhasilan kontingen Jawa Timur baru-baru ini mempertahankan gelar juara umum pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026 dinilai bukan sekadar capaian instan. 

Anggota Komite III DPD RI, Lia Istifhama, menilai prestasi tersebut merupakan buah dari konsistensi dan istiqomah Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membangun ekosistem pendidikan yang kuat di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

Menurut sosok yang akrab dipanggil Ning Lia ini, keberhasilan Jawa Timur menjadi juara umum LKS Nasional empat kali secara berturut-turut (tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026), mempertegas posisi provinsi ini sebagai barometer pendidikan vokasi di Indonesia.

Dia mengatakan, selama ini Khofifah tidak hanya hadir saat momentum penyerahan penghargaan, tetapi telah konsisten membangun support system pendidikan, mulai dari penguatan sekolah vokasi, pembinaan peserta didik, peningkatan kompetensi guru, hingga memberikan apresiasi kepada siswa dan pembimbing yang berprestasi.

"Ini sangat luar biasa, kalau bukan orang yang memiliki komitmen, dan istiqomah yang tinggi, tidak mungkin sampai memikirkan perlunya meraih juara terus setiap tahun."

"Karena meraih sebuah prestasi atau karya pasti membutuhkan banyak indikator, di mana saya kira Ibu Gubernur sangat-sangat mendukung semua support system (pendidikan) untuk capaian-capaian warga atau siapapun yang mewakili Jatim," jelas Lia. 

Maka menurut Ning Lia, ini merupakan momentum yang harus diakui semua pihak sebagai bentuk istiqomah perjuangan Gubernur Khofifah dalam terus menjaga prestasi ini.

"Jadi beliau itu ketika masyarakat atau OPD misalnya yang mewakili jatim meraih prestasi, oleh beliau menjadi sebuah peluang sekaligus tantangan kembali menjadi juara di tahun berikutnya," ungkapnya. 

Ning Lia menambahkan, mempertahankan gelar juara jauh lebih sulit dibanding meraihnya untuk pertama kali. Karena itu, keberhasilan Jawa Timur kembali menjadi juara umum menunjukkan bahwa pembinaan pendidikan dilakukan secara berkesinambungan, bukan hanya menjelang kompetisi.

"Mempertahankan prestasi jauh lebih berat daripada meraihnya. Karena dibutuhkan kepemimpinan yang konsisten, perhatian yang berkelanjutan, dan dukungan nyata terhadap seluruh ekosistem pendidikan."

Ning Lia, juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang memberikan bonus kepada seluruh peserta, termasuk mereka yang belum berhasil meraih medali. Kebijakan tersebut dinilai mencerminkan penghargaan terhadap proses, bukan semata-mata hasil akhir.

"Mengapresiasi seluruh peserta adalah bentuk pendidikan karakter. Anak-anak belajar bahwa setiap perjuangan memiliki nilai, dan itu akan melahirkan mental juara yang sesungguhnya."

Bagi Lia, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa investasi pemerintah pada sektor pendidikan akan selalu menghasilkan dampak jangka panjang apabila dijalankan secara konsisten.

"Support system pendidikan yang dibangun terus menerus akan melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga siap bersaing di tingkat nasional hingga internasional."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Dana Bagi Hasil Tertahan, J...
Megapolitan
Kolaborasi Lintas Subsektor...
Megapolitan
Tangerang Diminta Eksploras...
Nasional
Obligasi Daerah Jangan Jadi...
Daerah
Gerak Cepat, KAI Sumut Evak...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.