Alexandra Eala Kejutkan Naomi Osaka, Tantang Pegula di Final Washington Open
📅 Minggu, 02 Agu 2026, 09:53 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraWASHINGTON, AMERIKA SERIKAT – Petenis muda Filipina, Alexandra Eala, melanjutkan kisah sensasionalnya di Washington Open setelah menyingkirkan mantan petenis nomor satu dunia Naomi Osaka dengan skor meyakinkan 6-4, 6-2, Minggu (2/8) pagi WIB. Kemenangan tersebut mengantarkan Eala ke final turnamen WTA untuk kedua kalinya dalam kariernya, sekaligus membuka peluang meraih gelar pertamanya.
Di partai puncak, petenis kidal berusia 21 tahun itu akan menghadapi unggulan teratas asal Amerika Serikat, Jessica Pegula, yang sebelumnya mengalahkan petenis Russia Diana Shnaider dengan skor 7-5, 6-4.
Keberhasilan Alexandra Eala menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya. Setelah tahun lalu harus puas menjadi runner-up di Eastbourne, kali ini ia selangkah lagi dari trofi WTA pertamanya.
"Saya sangat bangga dengan penampilan saya. Saya bermain sangat baik, memiliki mentalitas yang bagus, dan tetap fokus hingga akhir pertandingan," ujar Alexandra Eala.
Kemenangan atas Naomi Osaka semakin menegaskan performa impresif Alexandra Eala sepanjang musim. Ia dipastikan akan menembus peringkat 24 dunia, posisi tertinggi sepanjang kariernya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelum menyingkirkan Naomi Osaka, Alexandra Eala lebih dulu mengalahkan unggulan kedua Elina Svitolina, yang menjadi kemenangan keenamnya atas petenis 10 besar dunia sepanjang tahun ini. Ia juga sukses menghentikan langkah juara bertahan Washington Open 2025, Leylah Fernandez.
Laga melawan Naomi Osaka menjadi pertemuan pertama dua petenis Asia tersebut. Bagi Alexandra Eala, duel itu memiliki makna khusus karena Osaka merupakan salah satu idolanya sejak kecil.
"Dia benar-benar memiliki aura dan kekuatan luar biasa. Saya ingat menyaksikan final-finalnya di Australian Open dan US Open. Jadi, bisa berbagi lapangan dengannya adalah pengalaman yang luar biasa. Saya sangat senang mampu menampilkan permainan terbaik melawannya," kata Alexandra Eala.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Naomi Osaka mengakui dirinya tidak bermain dalam performa terbaik. Petenis Jepang yang kini menghuni peringkat ke-13 dunia itu gagal mewujudkan ambisi meraih gelar WTA kedelapan sekaligus yang pertama sejak menjuarai Australian Open 2021.
"Saya melakukan terlalu banyak kesalahan sendiri. Itu mungkin menjadi penyebab utama kekalahan saya," ujar Naomi Osaka.
Di semifinal lainnya, Jessica Pegula menunjukkan mental juara saat membalikkan keadaan sebelum menundukkan Diana Shnaider dalam dua set langsung.
Petenis Amerika Serikat berusia 32 tahun itu sempat tertinggal 2-5 pada set pertama, namun mampu merebut lima gim beruntun untuk membalikkan situasi sebelum akhirnya mengamankan kemenangan.
Pegula kini memburu gelar WTA ke-12 sepanjang kariernya sekaligus yang ketiga musim ini setelah sebelumnya menjadi juara di Dubai dan Charleston. Washington sendiri memiliki kenangan manis baginya karena di kota inilah ia meraih gelar WTA pertama pada 2019.
"Final nanti pasti akan menjadi pertarungan yang berat. Saya penggemar besar Alex. Dia adalah masa depan tur WTA dan sekarang dia sudah membuktikan dirinya berada di level tertinggi," ujar Pegula.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!