Iva Jovic Pertahankan Gelar Guadalajara Open
📅 Senin, 21 Sep 2026, 00:30 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraGUADALAJARA — Iva Jovic kembali menunjukkan dominasinya di Guadalajara Open. Petenis Amerika Serikat itu berhasil mempertahankan gelar turnamen tersebut setelah mengalahkan kompatriotnya, Peyton Stearns, pada partai final, Minggu (20/9).
Jovic yang berstatus unggulan kedua menang dua set langsung 6-4, 6-2 dalam pertandingan yang berlangsung selama satu jam 26 menit.
Kemenangan tersebut menggandakan koleksi gelar WTA Tour Jovic. Petenis berusia 18 tahun itu kini telah mengoleksi dua gelar sepanjang kariernya, dan keduanya diraih di turnamen yang sama dalam dua tahun beruntun.
Jovic tampil konsisten sepanjang turnamen. Ia tidak kehilangan satu set pun sejak pertandingan pertama hingga final.
Dalam duel melawan Stearns, Jovic bahkan tidak memberikan satu pun kesempatan break kepada lawannya. Sebaliknya, ia berhasil memanfaatkan tiga dari lima peluang break yang didapat.
Petenis kelahiran Los Angeles tersebut juga tampil solid melalui servis. Jovic memenangkan 70 persen poin servis, yakni 40 dari 57 poin. Stearns hanya mampu mengamankan 59 persen poin servisnya, atau 30 dari 51 poin.
Dengan kemenangan tersebut, Jovic yang kini menempati peringkat ke-16 dunia semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu pemain muda yang tengah berkembang di tur WTA.
Stearns, yang berada di peringkat ke-60 dunia, juga telah mengoleksi dua gelar WTA sepanjang kariernya. Ia sebelumnya menjadi juara di Rabat, Maroko, pada Mei 2024 dan Austin, Texas, pada Februari 2026.
Sementara itu, kejutan terjadi di semifinal SP Open di Sao Paulo. Dua pemain unggulan justru gagal melangkah ke partai puncak.
Petenis Spanyol, Kaitlin Quevedo, dan wakil Argentina, Nadia Podoroska, memastikan tempat di final setelah menyingkirkan dua pemain unggulan.
Quevedo yang menjadi unggulan ketujuh harus bekerja keras untuk mengalahkan unggulan keempat asal Prancis, Anna Blinkova. Dalam pertandingan yang berlangsung dua jam 23 menit, Quevedo menang 6-4, 2-6, 6-4.
Quevedo sempat melakukan tujuh double fault, tetapi tetap mampu memanfaatkan empat dari 13 peluang break. Blinkova juga menciptakan empat break dari delapan kesempatan.
Pada semifinal lainnya, Podoroska yang berstatus nonunggulan dan menempati peringkat ke-317 dunia membuat kejutan dengan menundukkan unggulan kedua, Paula Badosa dari Spanyol.
Podoroska menang dua set langsung 6-3, 6-4 dalam waktu satu jam 29 menit.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!