Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Kota Tangerang Ingatkan Pemda untuk Siaga Hadapi Potensi Bencana Kekeringan

2 Selasa, 13 Okt 2026, 10:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Kota Tangerang Ingatkan Pemda untuk Siaga Hadapi Potensi Bencana Kekeringan BPBD Kota Tangerang Ingatkan Pemda untuk Siaga Hadapi Potensi Bencana Kekeringan Doc: ANTARA
Ket. Petugas pemadam kebakaran dan relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) mengisi air ke dalam ember milik warga saat penyaluran bantuan air bersih di Kelurahan Kunciran Jaya, Kota Tangerang, Banten, Senin (28/9/2026). 

TANGERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebutkan bahwa Kota Tangerang masuk kategori awas dalam peringatan dini kekeringan meteorologis Dasarian I Oktober 2026 berdasarkan surat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan dalam surat bernomor B-66/BNPB/PDin/BP.03.02/10/2026, BNPB mengingatkan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana kekeringan.

Langkah yang direkomendasikan meliputi identifikasi wilayah berisiko, pemantauan informasi cuaca, penyebaran peringatan dini, serta kesiapsiagaan dalam memenuhi kebutuhan air masyarakat.

"BPBD Kota Tangerang juga mengimbau, masyarakat mengenai penghematan penggunaan air bersih dan penerapan pola hidup hemat air," kata Mahdiar di Tangerang, Selasa (13/10).

Pemkot Tangerang juga memperkuat koordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi dampak kekeringan, termasuk menyiapkan alternatif pemenuhan kebutuhan air apabila diperlukan.

Masyarakat diimbau menggunakan air secara bijak, menghindari pemborosan, dan memperhatikan kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari. Warga juga dapat mengikuti informasi cuaca serta peringatan dini dari instansi resmi untuk mengantisipasi perubahan kondisi lingkungan.

”Peringatan dini kekeringan tersebut menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bersama antara pemerintah dan masyarakat. Meski prakiraan cuaca menunjukkan kondisi cerah pada beberapa hari, status peringatan dini tidak berarti seluruh wilayah Kota Tangerang telah mengalami kekeringan,” jelas Mahdiar.

Sementara itu, suhu udara di Kota Tangerang selama sepekan tanggal 12–18 Oktober 2026, diprakirakan mencapai maksimal 35 derajat Celsius.

Untuk layanan kegawatdaruratan di Kota Tangerang masyarakat bisa mengakses call center 112 atau untuk BPBD Kota Tangerang, bisa ke nomor piket 021-5582-144 yang aktif selama 24 jam.

Sebelumnya Wali Kota Tangerang Sachrudin mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang berdampak pada pasokan air bersih berkurang.

Sachrudin juga menyebut Pemkot Tangerang terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam upaya normalisasi sungai dan drainase di Kota Tangerang.

"Ini bukan persoalan kewenangan, tapi sejauh mana tingkat koordinasi kita, komunikasi kita, kesadaran kita untuk menjaga persoalan-persoalan yang akan terjadi," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Luar Negeri
Dua Tahun Lalu Alvin Tedjo,...
Advertisement
Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada   

Warga Asli Minang Itu Menjadi Orang Nomor Satu di Kota Mississauda, Kanada  

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.