Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemarau Panjang, Dompet Dhuafa Jateng Salurkan 42.000 Liter Air Bersih untuk Warga Jepara dan Grobogan

2 Selasa, 13 Okt 2026, 11:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemarau Panjang, Dompet Dhuafa Jateng Salurkan 42.000 Liter Air Bersih untuk Warga Jepara dan Grobogan Kemarau Panjang, Dompet Dhuafa Jateng Salurkan 42.000 Liter Air Bersih untuk Warga Jepara dan Grobogan Doc: IST
Ket. Dompet Dhuafa Jawa Tengah menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Jepara dan Grobogan.

SEMARANG – Kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Tengah membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Merespons kondisi tersebut, Dompet Dhuafa Jawa Tengah melalui program Air untuk Kehidupan menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Kabupaten Jepara dan Kabupaten Grobogan.

Total sebanyak 42.000 liter air bersih telah disalurkan kepada 426 kepala keluarga (KK) di dua wilayah tersebut. Bantuan ini menjadi ikhtiar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih di tengah terbatasnya sumber air akibat musim kemarau.

Penyaluran pertama dilaksanakan di Desa Karangaji, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, dengan total 24.000 liter air bersih yang diterima oleh 170 KK. Warga setempat telah mengalami kekeringan sejak Agustus 2026, dengan kondisi yang semakin parah sejak September hingga Oktober. Sebelum bantuan datang, warga terpaksa mengangsu air dari desa tetangga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara itu, PAM Desa tidak lagi mengalirkan air selama musim kemarau.

Bantuan air bersih dari Dompet Dhuafa Jawa Tengah disambut syukur oleh warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses air bersih. Masyarakat pun masih berharap bantuan serupa dapat terus hadir hingga hujan kembali turun dan sumber air mulai pulih.

Kondisi serupa juga dialami warga Desa Monggot, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan. Kekeringan telah dirasakan sejak Juli 2026 dan semakin terasa saat puncak kemarau pada September. Sebelum menerima bantuan, warga mengandalkan sisa air sungai dengan menggali lubang-lubang kecil untuk mendapatkan air.

Di wilayah ini, Dompet Dhuafa Jawa Tengah menyalurkan sebanyak 18.000 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan 256 KK. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar selama musim kemarau.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Tengah, Zaini Tafrikhan, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak kekeringan, khususnya melalui bantuan air bersih.

“Bagi sebagian dari kita, air mungkin mudah didapatkan. Namun, bagi saudara-saudara kita yang terdampak kekeringan, mendapatkan air bersih menjadi perjuangan setiap hari. Melalui program Air untuk Kehidupan, kami ingin terus hadir membantu masyarakat di wilayah terdampak. Kami mengajak masyarakat untuk turut berbagi, karena setetes kepedulian kita bisa menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan,” ungkap Zaini.

Melalui program Air untuk Kehidupan, Dompet Dhuafa Jawa Tengah terus berupaya menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat yang menghadapi krisis air, khususnya di wilayah terdampak kekeringan. Air bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, melainkan penopang kesehatan, kebersihan, dan keberlangsungan kehidupan keluarga.

Namun, kebutuhan air bersih di tengah musim kemarau masih menjadi tantangan bagi sejumlah wilayah. Karena itu, dukungan dan kepedulian masyarakat sangat dibutuhkan agar bantuan dapat menjangkau lebih banyak warga yang mengalami kesulitan serupa.

Mari bersama hadirkan Air untuk Kehidupan. Setiap donasi yang dititipkan melalui Dompet Dhuafa Jawa Tengah dapat menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan air bersih bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Sebab, ketika air sulit didapatkan, kepedulian kita dapat menjadi sumber harapan bagi mereka.

Salurkan donasi terbaik Anda melalui Dompet Dhuafa Jawa Tengah dan jadilah bagian dari gerakan kebaikan untuk menghadirkan air bersih bagi kehidupan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Sudan Protes Uni Eropa Paka...
Megapolitan
BMKG Prediksi Hujan Turun d...
Daerah
Longsor Timpa Rumah di Luma...
Nasional
BNPB Tetapkan Sejumlah Lang...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.