Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Melemah, Dipicu Eskalasi Tensi Geopolitik dan Ekspektasi Inflasi

📅 Selasa, 13 Okt 2026, 09:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Melemah, Dipicu Eskalasi Tensi Geopolitik dan Ekspektasi Inflasi Doc: Antara

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa bergerak melemah dipicu oleh meningkatnya eskalasi konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah ditambah kekhawatiran terhadap inflasi di tingkat global.

IHSG dibuka melemah 21,17 poin atau 0,36 persen ke posisi 5.914,98. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 1,80 poin atau 0,30 persen ke posisi 589,10.

“Indeks berpotensi menguji support 5.839, dengan pelemahan lanjutan membuka peluang menuju 5.805-5.774 yang merupakan area gap. Sebaliknya, apabila mampu berbalik menguat, IHSG berpeluang menguji level 5.973- 5.995, sebelum menuju 6.098 yang merupakan area EMA10,” ujar Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.

Dari mancanegara, Liza mengatakan sentimen pasar global cenderung berhati-hati di tengah eskalasi ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, meningkatnya kekhawatiran inflasi, serta penantian terhadap data ekonomi dan laporan keuangan emiten periode kuartal III-2026.

Ia menyebut saat ini investor mengantisipasi bahwa inflasi yang kembali meningkat dapat mempengaruhi arah kebijakan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed.

Dari AS, perhatian pelaku pasar tertuju pada laporan keuangan bank-bank besar untuk menilai kondisi sektor keuangan dan prospek ekonomi. Di sisi lain tekanan pada saham semikonduktor membebani indeks teknologi.

Sementara itu, ketegangan geopolitik meningkat seiring berlanjutnya serangan Rusia terhadap infrastruktur energi Ukraina, termasuk fasilitas produksi gas, yang dinilai merusak gencatan senjata energi yang sebelumnya diumumkan Presiden AS Donald Trump.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy menegaskan bahwa Ukraina akan melanjutkan serangan terhadap target Rusia.

Dari kawasan Timur Tengah, situasi keamanan juga memburuk setelah Arab Saudi melaporkan serangan drone dan rudal jelajah lanjutan menyusul serangan mematikan di bandara Riyadh pada akhir pekan.

Koalisi pimpinan Arab Saudi turut melaporkan serangan yang berkaitan dengan kelompok Houthi di Yaman yang didukung oleh Iran. Serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz semakin meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan jalur pelayaran dan risiko gangguan pasokan energi global.

Selain itu, fokus pelaku pasar global juga tertuju pada The Fed menjelang publikasi data inflasi AS September 2026 yang berpotensi mempengaruhi keputusan suku bunga acuan berikutnya.

Pelaku pasar akan mencermati pernyataan para pejabat The Fed, diantaranya Christopher Waller, Tom Barkin, dan Susan Collins, untuk memperoleh petunjuk mengenai prospek kebijakan moneter.

Dari kawasan Asia, pemerintah China terus berupaya menstabilkan pasar saham domestik, namun langkah tersebut belum cukup untuk mengangkat sentimen investor.

Sementara itu, pemerintah Malaysia mengumumkan anggaran 2027 yang turut mendukung momentum positif pasar saham domestik. Perkembangan kebijakan energi dan geopolitik juga menjadi perhatian karena berpotensi mempengaruhi inflasi global melalui pergerakan harga minyak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Bandara Riyadh Ditutup, Sel...
Ekonomi
Tanjung Perak Jadi Pelabuha...
Ekonomi
Rupiah Dibayangi Pelemahan ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.