Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiga Desainer Tampilkan Quiet Defiance di JF3 Fashion Festival 2026

📅 Minggu, 26 Jul 2026, 15:58 WIB | Oleh:
Tiga Desainer Tampilkan Quiet Defiance di JF3 Fashion Festival 2026 Doc: ANTARA/HO-Indonesian Fashion Chamber
Ket. Suasana peragaan busana karya desainer anggota IFC dalam ajang JF3 Fashion Festival 2026 di Jakarta pada Rabu (23/7).

JAKARTA -- Tiga desainer anggota Indonesian Fashion Chamber (IFC) berkolaborasi menampilkan koleksi busana bertajuk "Quiet Defiance" dalam ajang JF3 Fashion Festival 2026.

​​​​​​​Opie Ovie dari IFC Chapter Jakarta, Weda Githa dari IFC Chapter Denpasar, dan Rengganis dari IFC Chapter Bandung pada Rabu (23/7) menampilkan karya-karya busana yang merepresentasikan keteguhan serta keberanian mencipta dengan tetap berpegang pada nilai di panggung JF3.

Menurut siaran pers IFC yang diterima di Jakarta pada Minggu, tiga desainer dengan latar belakang dan pendekatan kreatif berbeda itu menampilkan beragam interpretasi tentang ketangguhan, keindahan, dan ketekunan melalui karya-karya mereka.​​​​​​​

"Kolaborasi ini menegaskan peran penting JF3 sebagai wadah strategis untuk menampilkan berbagai kreasi mode mutakhir bagi para pelaku industri fesyen di Indonesia," kata Ketua Nasional IFC Lenny Agustin.

Desainer Opie Ovie menghadirkan interpretasi baru atas kekayaan budaya Indonesia dengan pendekatan glocal, memadukan akar tradisi dengan bahasa desain yang relevan dengan gaya hidup urban masa kini.

Susunan titik-titik dalam motif geometris batik nitik yang dibuat dengan ketelitian dan kesabaran dalam busana rancangannya merepresentasikan karakter dalam filosofi batik nitik, yakni presisi, kewibawaan, dan kedalaman makna.

Karya Opie Ovie memadukan batik nitik cap dengan teknik modern seperti laser cut3D printing, serta bordir menggunakan payet dan sequin.

Siluet oversized dan X-line, potongan asimetris, kerah tinggi, lengan puff, serta detail ploi dan buckle-waist pada busana rancangannya menampilkan kesan tegas dan dinamis.

Palet warna monokrom hitam-putih, biru denim, dan warna gading digunakan pada busana-busana yang dirancang modern, fleksibel, dan mudah dikenakan tersebut.

Weda Githa selaku direktur kreatif XANDER.G mengeksplorasi pertemuan antara kelembutan dan struktur dalam busana-busana rancangannya.

Kesederhanaan menjadi kekuatan visual dalam koleksi busana Aeris Solenne Vol.2, koleksi Spring/Summer 2027 dari desainer tersebut.

Tampilan estetika kontemporer pada koleksi busana itu merepresentasikan kepercayaan diri.

Koleksi busana karya Weda Githa memiliki potongan modern dan elegan, dengan siluet-siluet minimalis serta detail draperi lembut yang dipadukan dengan jahitan tegas.

Busana-busana tersebut memiliki versatilitas, dapat dikenakan oleh laki-laki maupun perempuan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Melihat Racikan Shin Tae yong Saat Persija Jumpa Persebaya

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Melihat Racikan Shin Tae yo...
Rona
David Jonsson Ambil Alih Bl...
Tekan Inflasi Biaya Kesehatan, Kemenkes Rombak Sistem Akreditasi Rumah Sakit dan Terapkan Efisiensi Pengadaan Obat

Tekan Inflasi Biaya Kesehatan, Kemenkes Rombak Sistem Akreditasi Rumah Sakit dan Terapkan Efisiensi Pengadaan Obat

26 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.