Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin Mengundurkan Diri

📅 Sabtu, 25 Jul 2026, 09:01 WIB | Oleh:

Hasina Bersumpah akan Kembali

Awal bulan ini, Hasina mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Reuters, dia dan sekutunya akan kembali dari pengasingan di India dan menghadapi pengadilan di Bangladesh.

Tahun lalu, Pengadilan Kejahatan Internasional di Bangladesh menyatakan Hasina bersalah karena mengizinkan penggunaan kekuatan mematikan terhadap para demonstran.

Komisi Hak Asasi Manusia PBB memperkirakan setidaknya 1.400 orang tewas selama kerusuhan yang akhirnya menyebabkan Hasina melarikan diri dari negara itu.

Pengadilan menjatuhkan hukuman mati kepadanya secara in absentia.

Dalam beberapa bulan setelah kepergiannya, partainya, Liga Awami, dilarang berpolitik, dan banyak pemimpinnya dipenjara.

"Para pemimpin dan pekerja partai saya sedang mengalami penindasan yang luar biasa," katanya kepada Reuters selama wawancara awal bulan ini.

"Jika kematian datang, aku ingin kematian itu datang di tanah kelahiranku, di tempat orang tuaku dimakamkan dan di tempat darah mereka tertumpah."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
kj cup 26

Luar Negeri
SpaceX Berhasil Uji Terbang...
Daftar Event Jakarta Akhir Pekan 25-26 Juli 2026: Pameran Seni Hingga Konser

Daftar Event Jakarta Akhir Pekan 25-26 Juli 2026: Pameran Seni Hingga Konser

24 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.