Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Karhutla Meluas, BPBD Kalsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Titik Api.

📅 Rabu, 22 Jul 2026, 11:35 WIB | Oleh:
Karhutla Meluas, BPBD Kalsel Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Titik Api. Doc: Antara Foto
Ket. BPBD Kalsel mengoptimalkan helikopter water bombing untuk menangani karhutla.

 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengoptimalkan helikopter water bombing dalampenanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), guna mempercepat pemadaman titik-titik api yang sulit dijangkau oleh tim darat.

Kepala BPBD Kalsel Ronny Eka Saputra mengatakan, operasi ini dilaksanakan bersamaan dengan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), sekaligus untuk mempercepat pemadaman titik-titik api yang sulit dijangkau.

"Operasi udara menjadi bagian penting dalam strategi penanganan karhutla, terutama untuk lokasi yang memiliki akses terbatas," katanya di Banjarbaru, Rabu.

Menurut dia, operasi udara sudah dilaksanakan bersamaan dengan Operasi Modifikasi Cuaca. Saat tim darat menemukan titik api yang tidak dapat dijangkau, maka operasi udara melalui helikopter water bombing langsung dikerahkan untuk memadamkan api di lokasi tersebut.

Ronny menjelaskan, saat ini BPBD Kalsel mendapat dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa tiga unit helikopter water bombing serta satu unit helikopter patroli udara.

Armada tersebut dimanfaatkan untuk mempercepat respons terhadap kejadian karhutla di berbagai wilayah di Banua.

“Alhamdulillah, beberapa titik api yang sulit dijangkau oleh tim darat berhasil dipadamkan melalui operasi helikopter water bombing yang merupakan bantuan dari BNPB,” katanya.

Ia menambahkan, operasional helikopter akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan. Dukungan udara tersebut direncanakan berlangsung selama masa penetapan status siaga darurat karhutla hingga 31 Oktober 2026.

“Kita menetapkan status sampai dengan 31 Oktober. Harapan kami sebelum tanggal tersebut kondisi sudah terkendali sehingga helikopter water bombing tidak lagi diperlukan karena seluruh titik api telah berhasil dipadamkan,” kata Ronny.

Untuk memperkuat upaya penanganan karhutla, BPBD Kalsel juga berencana menambah satu unit helikopter water bombing.

Penambahan helikopter ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan penanggulangan kebakaran di wilayah-wilayah yang sulit diakses.

“Ada rencana penambahan satu unit helikopter water bombing lagi untuk memperkuat penanganan karhutla, khususnya di daerah-daerah yang tidak dapat dijangkau melalui jalur darat,” ujarnya.

Ronny menegaskan, prioritas utama penanganan saat ini difokuskan pada Zona 1, yakni kawasan sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah asap akibat karhutla mengganggu aktivitas penerbangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Logistik KAI Services Siap ...

Mentan: Pemerintah Prioritaskan Produksi Susu Lokal

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Mentan: Pemerintah Priorita...
Nanik S Deyang Mundur, Wamentan Sudaryono Siap Emban Amanah sebagai Kepala BGN

Nanik S Deyang Mundur, Wamentan Sudaryono Siap Emban Amanah sebagai Kepala BGN

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.