Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPP Leihitu Barat Dampingi Petani Kembangkan Pala, Produktivitas Rempah Maluku Meningkat.

📅 Rabu, 22 Jul 2026, 11:57 WIB | Oleh:
BPP Leihitu Barat Dampingi Petani Kembangkan Pala, Produktivitas Rempah Maluku Meningkat. Doc: Antara Foto
Ket. Penyuluh Pertanian Madya BPP Leihitu Barat, Richard Amahorseja di Maluku Tengah, Selasa (21/7).

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah, mendampingi petani mengembangkan tanaman pala melalui pembinaan budidaya dan pembibitan untuk meningkatkan produktivitas komoditas rempah.

Penyuluh Pertanian Madya BPP Leihitu Barat Richard Amahorseja di Maluku Tengah, Selasa (21/7), mengatakan pendampingan difokuskan pada pengawalan budidaya dan pembibitan pala guna mempersiapkan petani menghadapi berbagai program bantuan serta peluang pasar rempah.

"Prinsipnya kami di lapangan fokus membina dan mendampingi petani, khususnya dalam pengembangan tanaman pala, agar pengelolaan lahan hingga promosi hasil perkebunan ini memiliki nilai tambah dan daya saing tinggi," katanya.

Menurut Richard, BPP memberikan pembekalan teknis kepada petani, mulai dari pembuatan pupuk organik, pemanfaatan lahan secara optimal, hingga pendampingan pembibitan pala agar hasil perkebunan semakin berkualitas.

Selain pembinaan teknis, penyuluh juga menerapkan pendekatan komunikasi dengan petani di lima negeri, yakni Hatu, Liliboi, Allang, Larike, dan Wakasihu, serta kawasan Tanjung Setan.

Pendampingan tersebut mencakup penyampaian aspirasi petani terkait pemasaran hasil perkebunan maupun kebutuhan infrastruktur kepada instansi berwenang.

Upaya pengembangan komoditas rempah tersebut turut dibahas dalam diskusi publik dan jaring aspirasi di Balai Penyuluhan Pertanian Leihitu Barat yang diikuti petani cengkih, petani pala, penangkar bibit, dan penyuluh pertanian.

Dalam kegiatan itu, Anggota Komisi III DPR RI Mercy Chriesty Barends mengatakan komoditas rempah merupakan aset ekonomi yang perlu terus dikembangkan melalui pengelolaan dan promosi yang lebih baik.

"Komoditas rempah seperti pala bukan sekadar sejarah, melainkan aset ekonomi berkelanjutan yang harus dikembangkan dengan strategi promosi dan pengelolaan yang matang," ujar dia.

Pada kesempatan tersebut, Mercy juga menyerahkan bantuan Rp10 juta untuk perbaikan gedung BPP Leihitu Barat sebagai dukungan terhadap kegiatan pembinaan petani.

Anggota DPR RI serahkan 3.000 bibit rempah bagi petani di Malteng

Anggota Komisi III DPR RI Mercy Chriesty Barends menyerahkan 3.000 bibit rempah kepada petani di Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah, untuk mendukung pengembangan perkebunan rakyat dan ekonomi berbasis potensi lokal.

Mercy di Negeri Liliboi, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (21/7), mengatakan komoditas rempah merupakan warisan sekaligus aset ekonomi yang perlu terus dikembangkan meski pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran.

"Kita harus melihat sumber daya dan aset di wilayah masing-masing sebagai sumber pendapatan ekonomi," ujar dia saat diskusi publik dan jaring aspirasi bertema "Cengkeh, Pala, dan Petani Rempah: Merawat Warisan Leluhur, Menggerakkan Ekonomi Kepulauan di Maluku."

Kegiatan tersebut diikuti petani cengkih, petani pala, penangkar bibit, serta penyuluh pertanian. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.