Jaga Harga Pangan dan Isi Dompet Warga, Bulog DKI dan Banten Gerak Cepat Amankan Pasokan
📅 Minggu, 07 Jun 2026, 17:54 WIB | Oleh: OpikJAKARTA - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Banten menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi indikasi kenaikan harga bahan pangan di pasaran.
Upaya tersebut dilakukan melalui pendistribusian beras SPHP dan beras premium, percepatan penyaluran bantuan pangan, serta distribusi minyak goreng MinyaKita guna menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga bagi masyarakat.
“Langkah-langkah strategis ini diambil untuk memberikan ketenangan bagi masyarakat, terkait kecukupan kebutuhan bahan pangan pokok dan imbas dari adanya indikasi kenaikan harga di pasar,” kata Pemimpin Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten Taufan Akib di Jakarta, Minggu (7/6).
Ia mengungkapkan langkah strategis yang akan dilakukan Bulog dengan melakukan pendistribusian beras medium dan premium ke toko-toko binaan, percepatan penyaluran bantuan pangan, dan pendistribusian MinyaKita
Bulog mendistribusikan beras medium melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan saluran distribusi difokuskan ke toko- toko binaan, seperti koperasi, rumah pangan kita, outlet binaan instansi pemerintah, pengecer di pasar dan juga ritel modern.
Saat ini ada 375 titik saluran binaan yang tersebar di wilayah Provinsi DKI Jakarta dan Banten, termasuk saluran dalam pelaksanaan Gerakan Pasar Murah (GPM).
Bulog DKI Jakarta dan Banten juga mendistribusikan beras kualitas premium. Pendistribusian beras premium masif dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan di GOR Kalisari, Jakarta Timur pada Sabtu.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Hari ini, kami mendistribusikan beras SPHP dan beras premium ke toko binaan di Pasar Kramat Jati dan Pasar Senen," kata dia.
Ia mengatakan Penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) dengan sistem serentak dan optimalisasi penyaluran di beberapa kecamatan terus dilakukan.
Ia menyebutkan target penyaluran Banpang wilayah DKI Jakarta dan Banten selesai sekitar minggu ke-2 atau ke-3 Juni, menjadi strategi tersendiri untuk menekan potensi kenaikan harga.
Bulog mencatat sampai dengan Sabtu (6/6) Juni realisasi penyaluran Banpang di wilayah kerja BULOG DKI Jakarta dan Banten sudah mencapai 78,66 persen.
“Sudah tersalurkan ke 1.592.420 penerima bantuan pangan (PBP) dari target penyaluran 2.024.376 PBP," tambahnya.
Menurut dia capaian realisasi penyaluran Banpang yang cukup tinggi, menjadi stimulus positifstabilisasi harga di pasar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!