Water Taxi Disiapkan, Badung Cari Jalan Keluar dari Kemacetan Kronis Canggu
📅 Senin, 20 Jul 2026, 21:05 WIB | Oleh: Tim PenulisDENPASAR – Upaya mengurangi kemacetan jalan raya tidak hanya bertujuan memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan efisiensi ekonomi melalui penurunan biaya logistik, penghematan waktu tempuh, dan pengurangan konsumsi bahan bakar.
Keberhasilannya memerlukan pendekatan yang terintegrasi, mulai dari penguatan transportasi publik, pengaturan lalu lintas berbasis teknologi, hingga pembangunan infrastruktur yang selaras dengan tata ruang.
Dengan strategi yang berkelanjutan, pengendalian kemacetan dapat meningkatkan produktivitas, kualitas lingkungan, dan daya saing kawasan.
Kabupaten Badung menyiapkan opsi transportasi water taxi untuk mengurangi kemacetan jalan raya di kawasan pariwisata Canggu, menurut Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, di Denpasar, Senin (20/7).
“Ada beberapa titik lokasi yang memang menjadi akses kemacetan selama ini di Bali, contohnya akses kami menuju Canggu. Saya kira inovasi ini memang menjadi satu hal yang mendesak sehingga itu akan menjadi satu kepercayaan buat pariwisata kami,” katanya saat mengikuti Rapat Koordinasi Pembangunan Wilayah Bali.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adi Arnawa mengatakan pemerintah kabupaten juga mengharapkan dukungan anggaran pusat untuk pembangunan jalan baru yang menyambungkan Jalan Gatot Subroto Barat, Denpasar, menuju Canggu.
“Karena kelihatannya kalau itu tidak kami lakukan akan menambah macet. Kami berharap untuk upaya ini, kalau bisa, pemerintah pusat ikut membantu,” ujar dia.
Selain terkait permasalahan kemacetan, Bupati Adi Arnawa mengapresiasi Kementerian Pekerjaan Umum atas pemasangan penahan gelombang (breakwater) yang dilakukan di kawasan wisata Pantai Kuta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintah kabupaten, menurut dia, mengusulkan agar proyek yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan abrasi di pantai pesisir Badung tersebut dapat dilanjutkan hingga ke Canggu.
“Jadi kami sangat menyambut baik rapat koordinasi ini sebagai momentum memperkuat sinergi pusat dan daerah demi pembangunan berkelanjutan,” kata Adi Arnawa.
Ia mengatakan pembangunan berbagai infrastruktur penting dilakukan untuk menjaga keberlanjutan sektor pariwisata yang menjadi sektor utama di wilayah itu.
“Kabupaten Badung sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur baru agar tidak ditinggalkan wisatawan,” ujar dia.
Jika direalisasikan secara matang, pengembangan water taxi di Kabupaten Badung tidak hanya menjadi solusi alternatif untuk mengurai kemacetan di kawasan wisata Canggu, tetapi juga dapat menghadirkan moda transportasi yang lebih efisien dan bernilai tambah bagi sektor pariwisata.
Namun, keberhasilannya akan ditentukan oleh kesiapan infrastruktur dermaga, integrasi dengan transportasi darat, aspek keselamatan pelayaran, serta kepastian pola operasional agar mampu menjadi pilihan mobilitas yang efektif bagi wisatawan maupun masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!